Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 31 Agustus 2026

Belajar dari Thailand, akan Sangat Mahal Biayanya Jika TNI Berpolitik

- Selasa, 10 Juni 2014 11:34 WIB
300 view
  Belajar dari Thailand, akan Sangat Mahal Biayanya Jika TNI Berpolitik
Jakarta (SIB)- TNI menjamin netral dalam Pilpres. Dua anggota TNI pun dihukum karena dinilai tak disiplin melakukan pendataan di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Netralitas TNI amat penting karena biaya politik akan sangat mahal bila mereka yang memegang senjata ikut terlibat.

"Jangan kembali ke era Orba. Belajar juga kasus ketegangan politik di Thailand dan negara lain yang biaya mahal jika TNI berpolitik," kata pengamat politik UGM Arie Sudjito, Senin (9/6).

TNI diharapkan konsisten pada khitahnya sebagai penjaga pertahanan negara dengan menghormati demokrasi agar berjalan sehat dan fair.

"TNI harus diselamatkan dengan cara jaga netralitas. Integritas TNI juga dipertaruhkan. Reformasi pertahanan dan keamanan sedang berproses. Sudah hampir 15 tahun penataan dilakukan jangan sampai rusak gara-gara godaan kekuasaan jangka pendek," turut Arie.

"Senior-senior TNI akan kecewa jika sekarang TNI diseret dan terseret dalam politik," tambahnya.

Menurut Arie, perjalanan reformasi TNI belum tuntas namun kian membaik. Karena itu jangan sampai dikotori oleh tindakan pemihakan pimpinan dan prajurit pada kandidat.

"Karena itu TNI harus serius menindak, jangan sampai nanti justru rakyat makin tidak percaya," tutupnya. (detikcom/ r)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru