Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 31 Agustus 2026

Puluhan Babi dan Rp 200 Juta Tandai Perdamaian Suku di Mimika

- Jumat, 13 Juni 2014 11:56 WIB
219 view
  Puluhan Babi dan Rp 200 Juta Tandai Perdamaian Suku di Mimika
Jakarta (SIB)- Empat bulan dua suku di Mimika, Papua, terlibat perang suku. Mereka adalah Suku Dani dan Moni yang berseteru terhitung sejak bulan Februari 2014 lalu. Kabar bahagia dari provinsi terujung Indonesia, kedua suku terhitung hari ini menyepakati damai atau dengan istilah setempat disebut sebagai patah panah.

Kegiatan perdamaian di antara keduanya berlangsung kemarin, Rabu (11/6), sekitar pukul 13.00 WIT di lokasi pertikaian kedua suku, dimana desa tinggal keduanya saling bersebelahan. Adapun beberapa pejabat daerah hadir dalam prosesi perdamaian tersebut, yaitu Komandan Korem 174 ATW, Asisten I Provinsi, Bupati Mimika, Bupati Intan Jaya, tujuh kepala suku, DPRD Mimika, serta tokoh adat lainnya.

"Prosesi adat diawali dengan pemasangan bambu oleh kedua waimum, kemudian bersalaman, dan diakhiri dengan memanah anak babi sebagai simbol adat," kata Kabid Humas Sulistyo Pudjo dalam siaran persnya, Rabu (11/6).

Dalam perdamaian tersebut Pemda Mimika memberikan 30 ekor babi untuk kedua kubu dan beras 2 ton. Sementara Pemda Intan Jaya memberikan uang tunai sebanyak Rp 200 juta yang juga untuk kedua suku.

"Acara berakhir pada pukul 16.00 WIT. Selama pelaksanaan prosesi adat perdamaian situasi aman," ujar Pudjo.

Adapun pertikaian tersebut tercatat menewaskan 20 warga dari kedua kubu. Pertikaian tak lain dipicu oleh saling klaim batas tanah adat masing-masing suku. (detikcom/ r)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru