Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 31 Agustus 2026

Survei LSN: Elektabilitas Prabowo Salip Jokowi

- Jumat, 13 Juni 2014 12:01 WIB
582 view
  Survei LSN: Elektabilitas Prabowo Salip Jokowi
Jakarta (SIB)- Elektabilitas pasangan capres nomor satu, Prabowo Subianto-Joko Widodo diprediksi telah menyalip duet Jokowi-Jusuf Kalla (JK) yang selama ini barada di posisi teratas semua survei. Menurut Lembaga Survei Nasional (LSN), elektabiliitas pasangan koalisi merah putih Prabowo-Hatta mencapai 46,3 persen jika pemilu digelar hari ini.

Peneliti utama LSN Mega Nusantara mengatakan, meroketnya elektabilitas Prabowo karena sosoknya yang tegas.

"Karena sikap Prabowo yang tegas dan responden menginginkan presiden berlatar belakang TNI," ujar Mega dalam jumpa pers hasil survei LSN di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (12/6).

Hasil survei LSN menunjukkan, duet Prabowo-Hatta meraih elektabilitas 46,3%, duet Jokowi-JK 38,8%, dan responden yang belum menentukan pilihan 14,9%.

Survei dilakukan antara tanggal 1-8 Juni 2014 di 33 provinsi dengan jumlah responden 1.070 orang dengan perbandingan laki-laki dan perempuan 50:50. Survei dilakukan melalui pengumpulan data teknik melalui wawancara dengan pedoman kuisioner. Margin of error survei -/+ 3% dengan tingkat kepercayaan 95%.

3 Faktor Elektabilitas Jokowi-JK Menurun


Menurut Peneliti Utama LSN, Dipa Pradipta, ada 3 faktor yang membuat elektabilitas Jokowi menurun dari Prabowo.

"Pertama karena publik sudah mulai jenuh dengan figur Jokowi yang setahun lalu terus di blow up media," jelas Dipa.

Faktor kedua, lanjut Dipa, mesin partai-partai pendukung Jokowi-JK yang tidak bekerja dengan optimal. Ketiga, publik mulai meragukan kapabilitas Jokowi terkait dengan penampilannya yang kurang mengesankan pada acara pengundian nomor urut KPU dan acara deklarasi damai di Hotel Bidakara beberapa waktu lalu.

Dipa mengatakan, turunnya elektabilitas Jokowi-JK terjadi di hampir semua daerah battle ground yaitu sembilan provinsi besar. Dan dari hasil survei terlihat Jokowi-JK hanya unggul di wilayah Jawa Tengah.

"Di Jateng, elektabilitas Jokowi-JK sebesar 47,5 persen dan Prabowo-Hatta hanya 43,3 persen dengan undecided voters sebesar 9,2 persen. Tetapi di delapan daerah lainnya seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Sumut, Banten, Sulsel, DKI Jakarta, Sumsel dan Lampung, Jokowi kalah," jelasnya.

Dipa menambahkan, tingkat swing voters yang masih belum yakin memilih Prabowo-Hatta mencapai 15,9 persen. Sedangkan swing voters yang masih ragu untuk memilih Jokowi-JK sampai 21 persen.

"Jika tidak berhasil diyakinkan, suara-suara tersebut dapat berpindah atau akan golput dengan tidak memilih keduanya," jelas Dipa. (detikcom/h)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru