Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 31 Agustus 2026

Jokowi Bagi-bagi Kaos di Jalanan di Purwokerto

- Sabtu, 14 Juni 2014 10:56 WIB
390 view
Jokowi Bagi-bagi Kaos di Jalanan di Purwokerto
Jakarta (SIB)- Capres Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan perjalanan kampanyenya di Jawa Tengah. Saat di Purwokerto, Jokowi membagikan kaos bergambar dirinya di jalanan yang dilintasinya.

Kaos-kaos itu dibagi-bagikan suami Iriana ini dari dalam mobil Kijang Innova B 1567 PRA. Mobil itu melaju lambat saat melintas di Jalan Brigjen Katamso dan Jalan Jenderal Sudirman. Mobil Jokowi berhenti sejenak. Puluhan warga yang kebetulan berada di sana menghampiri mobil Jokowi untuk menerima kaos dan bersalaman dengan pria lulusan Fakultas Kehutanan UGM ini.

Jokowi yang saat itu mengenakan kemeja kotak-kotak lengan panjang juga melayani warga yang berebutan bersalaman dengannya.

"Pak Jokowi! Pak Jokowi!", seru seorang tukang becak yang turun dari becaknya untuk mendapat kaos dari Jokowi.

Banyak di antara mereka yang langsung mengenakan kaos berwarna putih itu. Begitu pun dengan seorang pria paruh baya itu yang langsung mengenakan kaos itu sambil tersenyum lebar.

Kampanye di Pasar Sokaraja

Capres nomor urut dua Joko Widodo (Jokowi) blusukan ke pasar induk Sokaraja, Jawa Tengah. Di kesempatan ini, Jokowi berorasi menggunakan bahasa Jawa.

"Ngomong piye, kasar opo alus. Ngenten Bapak Ibu nggih, kula niku kesupen sampun masuk Jateng. Saya pikir masih di Jakarta. Ngenten, tiyang bingung, golek eleke Jokowi-JK ora ketemu. Nek dikandake bapake wong Singapura (ngomong gimana, bahasa Jawa kasar atau halus? Begini bapak ibu, saya lupa kalau ini sudah masuk Jateng. Orang bingung mencari kejelekan Jokowi-JK tapi tidak ketemu. Jadi dibilang bapak saya orang Singapura)," ujar Jokowi di tengah pasar yang terletak di Jalan Gatot Subroto Sokaraja, Jawa Tengah, Jumat (13/6).

Suami Iriana ini berorasi di atas mobil komando di tengah ribuan masa pendukungnya.

"Mboten sah percaya Obor Rakyat nggih!" kata Jokowi dengan nada menggebu.

Jokowi kemudian menjelaskan bahwa ayahnya berasal dari sebuah desa di Karanganyar Jateng. Sejumlah isu kampanye hitam yang dibantahnya juga adalah huruf H di depan namanya yang sering disebut Harbetus dan penghapusan tunjangan sertifikasi guru. Tak hanya meluruskan isu-isu kampanye hitam, Jokowi kembali memamerkan Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar.

"Pilih nomer kalih nggih!" seru Jokowi.

"Mboten sah percoyo isu nggih (Jangan percaya isu ya)!" teriaknya lagi. (detikcom/f)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru