Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 31 Agustus 2026

Jokowi Tidak Dapat Didikte Pihak Manapun

*Prof Alwi Shihab : Mau Islam Moderat Atau Islam Radikal ?
- Senin, 16 Juni 2014 14:03 WIB
767 view
Jokowi Tidak Dapat Didikte Pihak Manapun
Bandung (SIB)- Pendeklarasian pemenangan Joko Widodo dan Jusuf Kala berlangsung di Gedung Istana Kawaluyaan Jln Soekarno Hatta, Bandung Minggu (15/6) sore. Hadir pada acara  itu antara lain, Penasehat Tim Pemenangan Jokowi – JK, Jend Purn Luhut Panjaitan, Mayjen Purn Haryono, Brigjen Pol Purn Paulus Prananto, Prof DR Alwi Shihab, dan tokoh Partai PKB.

Deklarasi dibacakan Ketua Kasih Martabe Jawa Barat, St Kasmen Robet Siregar didampingi antara lain Drs Tumpal Sirait, Jonggele Pasaribu SH, Drs Yunus Situmorang, Maulinus Siregar M.Div,  Samin Sinaga, DR Posman Hutasoit, DR Edison Nainggolan. Mereka mewakili jutaan warga di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, menyatakan mendukung pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kala menjadi Presiden / Wakil Presiden tahun 2014 - 2019.

Ribuan hadirin terpesona oleh orasi yang disampaikan para tokoh dimeriahkan sejumlah artis Batak dan Dedi Dores dengan ciri khasnya tetap pakai kaca mata, mengumandangkan beberapa lagu antara lain Gereja tua dan Ayah,  dengan MC Junico B.P.Siahaan dan Boyke Sitompul.

Jenderal Purn. Luhut Binsar Panjaitan MPA dalam orasinya antara lain menyatakan, Joko Widodo tidak dapat didikte oleh pihak mana pun, termasuk Ketua Umum PDI – Perjuangan Megawati Soekarno putri. “Makanya dia berhasil di pemerintahan dan menjadi Walikota terbaik dunia. Baru dua tahun Gubernur DKI telah melakukan berbagai gebrakan sebagai pondasi pembangunan Jakarta yang belum  dilakukan gubernur pendahulunya,” tandas Luhut Panjaitan, MPA.

“Ketika saya tanya langsung, Jokowi menyatakan, dia hanya akan tunduk pada konsitusi dan rakyat. Dia mau menjadi bonekanya rakyat Indonesia. Sudah 6 tahun saya kenal Jokowi, orangnya tulus, jujur, tegas tanpa kekerasan dan dia tak akan menculik”, ujarnya.

Ditambahkan, Joko Widodo sangat kombinasi dengan Jusuf Kala yang sudah sama sama berpengalaman di Pemerintahan. Tidak seperti yang lain itu, bagaimana dia fokus melakukan pembangunan, sementara harus menjawab pertanyaan tentang penculikan dan tentang banyaknya  orang hilang.

Sementara Prof DR Alwi Shihab yang guru besar Ilmu perbandingan agama, bertanya kepada hadirin dan rakyat Indonesia,  mau bersahabat dengan siapa, dengan Islam yang moderat atau yang radikal? “Yang moderat”, jawab hadirin dengan suara gemuruh.

“Bagus. NU dan Muhammadyah adalah muslimin dan muslimat yang moderat. Beritahu kepada tetangga dan orang-orang yang anda temui, agar pada tanggal 9 Juli memilih Nomor 2 JokoWidodo - Jusuf Kala yang adalah Islam moderat”, ujarnya.

Di Mesir, Islam yang radikal dikategorikan teroris lho, akan dihabisi. Kubu Islam fanatik dan radikal  ada di yang lain itu. Hati hati, yang tidak seiman, yang tidak sepaham, yang tidak sedoktrin dengan kelompoknya pada prakteknya nanti  akan dihabisi,” ujar Prof DR Alwi Shihab mengingatkan hadirin.

Pada acara deklarasi Pemenangan Nomor 2 Jokowi – JK, Ketua Umum Kasih Martabe selaku Ketua Tim Relawan pemenangan Jokowi-JK Provinsi Jawa Barat, St Kasmen Robet Siregar menyematkan ulos  Batak masing –masing kepada Jend.Purn Luhut Binsar Panjaitan  MPA, Mayjen Haryono, Prof DR Alwi Shihab.


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru