Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 31 Agustus 2026
Hasil 9 Lembaga Survei Pilpres

7 Unggulkan Jokowi-JK 2 Unggulkan Prabowo-Hatta

- Jumat, 20 Juni 2014 15:20 WIB
527 view
7 Unggulkan Jokowi-JK 2 Unggulkan Prabowo-Hatta
Jakarta (SIB)- Elektabilitas Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK saling salip bagaikan balapan. Lembaga survei mulai memprediksi arah suara para pemilih di Indonesia. Siapa yang juara?

Menurut catatan, Rabu (18/6/2014), ada 9 lembaga survei yang telah merilis elektabilitas capres-cawapres sejak kampanye dimulai pada 4 Juni 2014. Sebanyak 7 di antaranya menyebut bahwa elektabilitas Jokowi-JK mengungguli Prabowo-Hatta.

Sementara itu, ada dua lembaga survei yang merilis hasil elektabilitas Prabowo-Hatta menyalip Jokowi-JK yaitu Lembaga Survei Nasional dan Pusat Data Bersatu.

Lalu, bagaimana dinamika hasil survei pada 21 hari menjelang pelaksanaan Pilpres 2014?

1. Populi Center (4 Juni 2014): Prabowo-Hatta 36,9%, Jokowi-JK 47,5%
Lembaga survei Populi Center memprediksi jika pemilihan presiden dan wakil presiden digelar hari ini, maka pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla unggul atas duet Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Hasil survei yang dilakukan Populi dan dipublikasikan Rabu (4/6) menunjukkan elektabilitas duet Jokowi-JK unggul jauh dari Prabowo-Hatta.
Menurut hasil survei Populi, elektabilitas pasangan yang diusung koalisi PDI Perjuangan, Partai NasDem, PKB dan Partai Hanura itu mencapai 47,5 persen. Sementara tingkat keterpilihan pasangan Prabowo-Hatta di angka 36,9 persen.

2. Soegeng Sarjadi School of Government (5 Juni 2014): Prabowo-Hatta 28,35%, Jokowi-JK 42,65%
“Ini baru hari pertama (masa kampanye). Kita sengaja lakukan dua kali. Hari ini dan setelah selesai kampanye publik akan kami lakukan lagi untuk melihat apakah ada perubahan atau tidak,” ujar Direktur Eksekutif SSSG Fadjroel Rachman dalam jumpa pers di Jakarta Selatan, Kamis (5/6).

3. Alvara Research Center (5 Juni 2014): Prabowo-Hatta 29%, Jokowi-JK 38,8%
Lembaga Survei Alvara Research Center melakukan survei terkait elektabilitas capres di kalangan muslim di kota. Hasilnya elektabilitas Jokowi unggul sekitar 9,8% di atas Prabowo Subianto. Yang menarik, masih banyak pemilih belum memutuskan pilihan, kata pendiri Alvara, Hasanuddin Ali di Jakarta, Kamis (5/6).

4. Cyrus Network (10 Juni 2014): Prabowo-Hatta 41,1%, Jokowi-JK 53,6%
Survei terbaru ini memiliki angka unidentified voters tinggal sekitar 5%.

6. Pusat Data Bersatu (14 Juni 2014): Prabowo-Hatta 31,8%, Jokowi-JK 29,9%
Elektabilitas pasangan capres nomor urut satu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa terus merangkak naik. Menurut telesurvei Pusat Data Bersatu (PDB), duet koalisi merah putih itu meraih elektabilitas 31,8%. Sementara elektabilitas pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (JK) menurun.
Sedangkan 1,7% responden memilih tidak memilih. Responden yang belum mempunyai pilihan 17,2%, dan yang masih merahasiakan pilihannya 19,4%.

7. Lingkaran Survei Indonesia Denny JA (15 Juni 2014): Prabowo-Hatta 38,7%, Jokowi-JK 45%
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA melakukan survei terkait elektabilitas dua pasang capres-cawapres Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK. Hasilnya elektabilitas keduanya semakin terpaut sedikit, peluang keduanya menang Pilpres sama besar.

8. Pol-Tracking Institute (15 Juni 2014): Prabowo-Hatta 41,1%, Jokowi-JK 48,5%
Sementara itu sebanyak 10,4% responden belum menentukan pilihan.

9. Indo Barometer (17 Juni 2014): Prabowo-Hatta 36,5%, Jokowi-JK 49,9%
Sejumlah survei memprediksi jarak elektabilitas Jokowi dan Prabowo semakin mendekat. Namun berdasarkan survei Indo Barometer, selisih elektabilitas capres nomor urut satu dan dua terpaut sekitar 13,5%.

“Sampai dengan 28 Mei-4 Juni 2014, yakni saat pengumpulan data lapangan survei ini, Jokowi-JK masih di depan Prabowo-Hatta dengan angka Jokowi-JK 49,9% dan Prabowo-Hatta 36,5%. Selisih keduanya adalah 13,5%,” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, dalam rilis survei Indo Barometer di Rarampa Resto, Jl Mahakam I No 1, Jakarta, Selasa (17/6).

Survei dilaksanakan pada tanggal 28 Mei – 4 Juni 2014. Survei dilaksanakan di 33 provinsi di seluruh Indonesia dengan jumlah responden sebesar 1.200 orang (margin of error sebesar ? 3,0% pada tingkat kepercayaan 95%). (detikcom/h)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru