Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 31 Agustus 2026

Heryawan : Politik Bagian dari Agama

- Minggu, 22 Juni 2014 21:49 WIB
340 view
Heryawan : Politik Bagian dari Agama
Bandung (SIB)- Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta wilayah Jabar Ahmad Heryawan menyatakan kiai harus terlibat dalam politik karena berpolitik merupakan bagian dari agama untuk menuju bangsa yang lebih baik.

"Memahamkan para kiai untuk terlibat dalam urusan politik karena politik bagian dari agama," kata Heryawan usai menggelar pertemuan dengan ulama dan masyarakat di Pendopo Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (21/6).

Ia menjelaskan agama mengajarkan kepada manusia untuk memilih terbaik dari yang terbaik untuk mencapai tujuan yang baik untuk kehidupan manusia.
"Agama juga mengajarkan untuk memilih yang terbaik di antara yang ada," kata Heryawan yang menjabat sebagai Gubernur Jabar itu.

Upaya memahamkan politik itu, Heryawan mengatakan dengan cara bersilaturahmi dengan para ulama di Tasikmalaya, daerah yang dikenal sebagai kota santri.

Dalam pertemuan itu, Heryawan menyampaikan kepada para ulama tentang calon presiden/wakil presiden nomor urut 1 Prabowo-Hatta.

"Kasih pengantar sedikit (kepada ulama) mengapa kita memenangkan nomor 1, dijelaskan alasan-alasannya," kata Heryawan.

Ia menjelaskan pilihannya ke nomor urut 1 itu karena diyakini membawa bangsa Indonesia yang lebih baik untuk agama, bumi atau alam semesta.

"Kita menyimpulkan bahwa yang paling memungkinkan merawat agama, dan untuk mengolah dunia, alam semesta, Indonesia menuju kesejahteraan nomor satu Prabowo-Hatta," kata politisi PKS itu.

Target pemenangan Prabowo-Hatta di Jabar, Heryawan mengatakan 60 persen lebih.

Menurut dia jika di Jabar meraih suara terbanyak memenangkan Prabowo-Hatta maka diperkirakan akan memenangkan suara secara nasional.
"Kemenangan Jabar akan menentukan nasional, kalau Jabar menang nasional juga menang Insya Allah," kata Heryawan.

Pemilu 2014 diikuti dua pasang kandidat, yaitu Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK. Prabowo-Hatta didukung enam partai, Jokowi-JK didukung lima partai. (Ant/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru