Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 31 Agustus 2026

10 Provinsi dan 10 Kabupaten Rawan Kecurangan Pilpres

- Jumat, 27 Juni 2014 17:00 WIB
252 view
10 Provinsi dan 10 Kabupaten Rawan Kecurangan Pilpres
Jakarta (SIB)- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah memetakan daerah yang berpotensi rawan kecurangan pada Pilpres 2014. Sedikitnya ada 10 kota kabupaten teridentifikasi dengan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP).

"Kesepuluh daerah itu, yakni Kabupaten Garut, Pemalang, Bandung, Bandung Barat, Kota Bogor, Sukoharjo, Pati, Grobogan, Brebes, dan Lombok Timur," kata anggota Bawaslu Daniel Zuchron kepada wartawan di kantornya, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (26/6).

Daniel menjelaskan pemetaan daerah rawan itu dilihat dari 3 indikator, yaitu mutu data pemilih dengan bobot sebesar 60 persen, akses pengawasan (kondisi geografis, akses telekomunikasi dan sarana serta prasarana) dengan bobot sebesar 20 persen dan potensi permainan politik uang dengan bobot 20 persen.

"Dari hasil hitung-hitungan serta analisa Bawaslu, kesepuluh daerah ini dinyatakan rawan karena hasil uji mutu terhadap DPT Pilpres di daerah-daerah tersebut, mencapai angka kerawanan tertinggi," lanjutnya.

Selain itu, Bawaslu juga menyatakan ada 10 provinsi dengan IKP tertinggi yang terdiri dari kategori rawan dan cukup rawan. Adapun daerah rawan antara lain Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Papua, Jawa Timur, Banten dan Lampung. Sementara daerah yang termasuk cukup rawan yakni Nusa Tenggara Barat (NTB), Sumatera Barat dan Yogyakarta.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat Pilpres 9 Juli nanti, Bawaslu telah menginstruksikan pengawasan yang ketat hingga ke level terbawah dari semua pihak.

"Pihak Bawaslu telah menginstruksikan seluruh jajaran pengawas pemilu hingga tingkat kecamatan untuk segera menentukan strategi serta mekanisme pengawasan di daerahnya sesuai dengan status kerawanan daerah tersebut," tutupnya. (detikcom/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru