Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 Juli 2026

Pemko Bima Jelaskan Pelantikan Istri dan Ipar Wali Kota, Tegaskan Sesuai Mekanisme ASN

Redaksi - Minggu, 05 Juli 2026 18:00 WIB
132 view
Pemko Bima Jelaskan Pelantikan Istri dan Ipar Wali Kota, Tegaskan Sesuai Mekanisme ASN
Foto: Dok/Kompas.com
Pelantikan pejabat Pemko Bima.

Bima(harianSIB.com)

Pemerintah Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), memberikan klarifikasi terkait pelantikan istri dan ipar Wali Kota Bima, A Rahman, dalam rotasi dan mutasi pejabat yang menjadi perhatian publik.

Juru Bicara Pemerintah Kota Bima, Muhammad Hasyim, menegaskan, pengisian jabatan dilakukan berdasarkan mekanisme kepegawaian yang berlaku dan tidak dipengaruhi hubungan kekeluargaan.

"Setiap ASN memiliki hak yang sama untuk dipertimbangkan dalam pengisian jabatan," ujar Hasyim saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2026), seperti dilansir Kompas.com.

Dalam pelantikan yang berlangsung di Aula Maja Labo Dahu pada Rabu (1/7/2026), Badrah Ekawati yang merupakan istri Wali Kota Bima dilantik sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bima. Sementara itu, M Auwalyah yang merupakan ipar Wali Kota dipercaya menjabat Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima.

Baca Juga:
Keduanya dilantik bersama 87 pejabat lainnya dalam rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Bima.

Hasyim menjelaskan, seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi sesuai ketentuan. Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan kualifikasi, kompetensi, serta rekam jejak masing-masing aparatur sipil negara selama menjalankan tugas.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada para pejabat yang baru dilantik agar dapat menunjukkan kinerja mereka.

Menurutnya, masyarakat tetap memiliki hak untuk mengawasi dan menilai kinerja para pejabat tersebut. Pemerintah Kota Bima, kata dia, tidak akan ragu melakukan evaluasi bahkan mencopot pejabat yang tidak mampu memenuhi target kinerja.

Selain itu, Pemkot Bima menegaskan tetap terbuka terhadap kritik, masukan, dan pengawasan publik yang disampaikan secara objektif dan konstruktif. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ketum N4J Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sulteng dan NTB
Sebulan Terdampar di NTB, Lestarius Hia Bantu Pemulangan Ikhtiar ke Gunungsitoli
Jokowi Serahkan Rp 264 M untuk Perbaikan Rumah Korban Gempa NTB
Loka Penelitian Galang Deliserdang Kirim 150 Kambing Boerka ke NTB
JK: Tanggap Darurat NTB Berakhir Hari Ini, Disiapkan Rp4 T untuk Rehab
Istana: Anggaran Penanganan Bencana NTB Capai Rp 4 T, Bukan Rp 38 M
komentar
beritaTerbaru