Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 31 Agustus 2026

Foxconn Jangan Sampai Batal ke Indonesia

- Senin, 25 Agustus 2014 13:10 WIB
308 view
 Foxconn Jangan Sampai Batal ke Indonesia
Jakarta (SIB)- Pengamat ekonomi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Agus Eko Nugroho, mengatakan Indonesia akan kehilangan kesempatan untuk menekan nilai impor elektronik jika Foxconn batal berinvestasi di Indonesia. Alasannya, Foxconn merupakan perusahaan manufaktur teknologi tinggi.

Menurut Agus, walaupun lokasi pembangunan Foxconn batal di Kawasan Berikat Nusantara Marunda, Jakarta Utara, semestinya perusahaan tersebut tetap jadi berinvestasi. "Ini cikal bakal untuk mengembangkan produk-produk elektronik canggih dari Indonesia," kata dia saat dihubungi, Jumat (22/8).

Agus mengatakan Indonesia merupakan target pasar yang besar di ASEAN. Selama ini, Indonesia masih dimanfaatkan sebagai pasar dari produk elektronik asing. Agus mencontohkan hampir setiap barang elektronik yang dipakai oleh masyarakat Indonesia merupakan produk import. "Handphone, laptop, headset," kata dia.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatalkan lokasi pembangunan pabrik perusahaan Hon Hai Precision Industry Co Lt--atau yang dikenal dengan nama dagang Foxconn--di Marunda. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan Foxconn meminta lahan yang terlalu luas dari total 200 hektare yang disediakan di Kawasan Berikat Nusantara Marunda, Jakarta Utara.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Budi Karya Sumadi mengatakan sudah bertemu dengan perwakilan Foxconn guna membahas rencana kerja sama tersebut pekan lalu. Foxconn membutuhkan lahan sekitar seluas 5.000 meter persegi.

Meski begitu, Budi berujar kedua perusahaan belum mencapai kesepakatan. Foxconn hanya menyampaikan model bisnisnya, sedangkan Jakpro masih mempelajari keuntungan yang akan didapat Pemprov dan perusahaan. "Belum ada deal," kata Budi. (Tempo.co/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru