Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 31 Agustus 2026
FPKL Audiensi ke BI

Achmad Fauzie : Banyak Masyarakat Tidak Paham dengan Perbankan

- Selasa, 26 Agustus 2014 13:36 WIB
499 view
 Achmad Fauzie : Banyak Masyarakat Tidak Paham dengan Perbankan
Audiensi : Kepala Kantor Regional 5 OJK Sumatera, Achmad Fauzie didampingi Achmad Wijaya, Anton Purba, Basri foto bersama dengan Ketua FPKL AP Luat Siahaan dan Sekretaris Hertati Panjaitan foto bersama di kantor BI, Jumat (22/8).
Medan (SIB)- Kepala Kantor Regional 5  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera, Achmad Fauzie mengatakan baru 24,8 persen masyarakat memahami lembaga keuangan.

“Tidak semua masyarakat memahami tentang lembaga keuangan khususnya pasar modal. Bahkan masih banyak masyarakat belum memahami produk-produk lembaga keuangan. Jadi, masih sangat sedikit masyarakat yang mengetahui tentang keuangan,” kata Achmad Fauzie ketika menerima kunjungan Forum Pedagang Kaki Lima Kota Medan (FPLK-Kota Medan) di kantor BI Jalan Balaikota Medan, Jumat (22/8).

Saat menerima FPLK Kota Medan Achmad Fauzie turut didampingi Direktur Pengawas Bank Lukdir Gultom, Deputi Direktur Perizinan, Informasi dan Dokumentasi Achmad Wijaya Putra, Kepala Bagian Pengawas Perbankan Anton Purba dan Kepala Bagian Perizinan Basri. Sedangkan pihak FPLK hadir Ketua AP Luat Siahaan dan Sekretaris Hertati Panjaitan.

Achmad Fauzie mengatakan, di OJK program yang baru yakni, mengembangkan literasi dan pencerahan dengan memberi informasi yang dapat mendorong masyarakat untuk memahami terhadap lembaga jasa keuangan beserta jasa produk-produknya.

“Banyak masyarakat yang tidak paham dengan pasar modal. Banyak ibu-ibu tidak tahu bank, apalagi produk yang dijual bank,” katanya.

Terkait dengan itu, dia sangat mendukung seminar yang akan digelar FPKL Kota Medan. Bahkan, dia sempat memerintahkan pimpinan lain untuk menyiapkan nara sumber yang nantinya bisa memberi pencerahan dan pendidikan kepada pedagang sehingga pedagang bisa memperoleh pengetahuan pada seminar tersebut.

Achmad Fauzie juga bertanya, apakah pedagang masih menggunakan jasa keuangan lain selain bank? Seperti meminjam dari rentenir. “Saya dengar kabar masih banyak pedagang yang meminjam uang dari lembaga lain selain perbankan. Misalnya meminjam Rp100.000 kembalinya Rp110.000,” ujar Achmad Fauzie.

AP Luat Siahaan menyebutkan  pedagang sudah sadar dan tidak mau lagi meminjam ke rentenir. Jikapun ada persentasenya sedikit. Makanya, ia berkeinginan agar pedagang melalui seminar benar-benar memahami tentang lembaga keuangan.

Melalui seminar itu, pedagang diharapkan dapat dipermudah dalam mengurus kredit. (rel/A19/q)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru