Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 01 Oktober 2026

Timbul Raya Nilai Model Bisnis Koperasi Merah Putih Gagal Sejak Awal

Redaksi - Selasa, 24 Februari 2026 13:26 WIB
754 view
Timbul Raya Nilai Model Bisnis Koperasi Merah Putih Gagal Sejak Awal
(harianSIB.com/dok)
Timbul Raya Manurung

Sebagai alternatif, ia mengusulkan pemanfaatan stok lama kendaraan produksi Jepang atau negara lain yang tidak terjual, dengan membeli mesin, suku cadang, dan sasisnya saja. Selanjutnya, proses perakitan bodi dilakukan oleh industri karoseri dalam negeri.

Ia juga mendorong penggunaan komponen lokal seperti ban dan perlengkapan lain guna meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 60-80 persen.

"Dengan cara ini, semua perusahaan karoseri dan bengkel mobil mendapatkan bisnis. Ekonomi berputar di dalam negeri," katanya.

Timbul turut menyinggung sejumlah kasus penarikan kembali (recall) jutaan unit mobil global dalam satu dekade terakhir. Ia menyebut sebagian besar unit yang ditarik masih dapat diperbaiki atau dimanfaatkan kembali komponennya.

"Biasanya 90 persen bisa diperbaiki atau diganti dengan produksi baru yang sempurna. Sisanya 5-10 persen bisa jadi kanibal untuk mobil baru," jelasnya.

Menurutnya, strategi pengadaan kendaraan operasional berbasis perakitan lokal dapat menjadi solusi efisiensi biaya sekaligus mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional, termasuk di Sumatera Utara yang memiliki sejumlah usaha karoseri dan bengkel skala menengah.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kemenhub akan Bolehkan Mitra Taksi Online Tak Gabung Koperasi
Bupati Soekirman Hadiri Peringatan Hari Koperasi di Sergai
Tebingtinggi Urutan ke-2 Indeks Pembangunan dari Koperasi
HUT Koperasi, Bupati Sokhiatulo Imbau Dirikan Koperasi di Setiap Desa
4 Tahun Jokowi-JK, Pemerintah Sudah Bubarkan 40.000 Koperasi
Dinas Koperasi UKM Jatim Study Banding ke Taput
komentar
beritaTerbaru