"Kami melihat daya beli masyarakat masih cukup baik. Ini menjadi modal penting agar pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara terus bergerak positif," katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara Asim Saputra menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara yang berada pada kisaran 4,98 persen menunjukkan aktivitas ekonomi daerah masih berjalan dengan baik dan cukup solid di tengah dinamika perekonomian global.
Menurutnya, salah satu faktor yang menopang pertumbuhan ekonomi daerah adalah kuatnya pasokan bahan baku dari dalam Sumatera Utara sehingga ketergantungan terhadap pasokan luar daerah maupun impor relatif dapat diminimalkan.
"Pertumbuhan ekonomi sebesar 4,98 persen menjadi bukti bahwa perekonomian Sumatera Utara masih dalam kondisi baik. Banyak kebutuhan produksi masih dapat dipenuhi dari dalam daerah," ujarnya.
BPS juga mencatat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menunjukkan kinerja positif. Berbagai kegiatan dan event yang digelar di Sumatera Utara turut memberikan dampak terhadap meningkatnya kunjungan wisatawan dan tamu dari luar daerah, sehingga roda perekonomian bergerak semakin dinamis.
Karena itu, peran media dinilai sangat penting dalam mendukung promosi potensi daerah, khususnya sektor pariwisata, guna menarik lebih banyak kunjungan yang pada akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.