Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 02 Oktober 2026

49 Tahun Pasar Modal Indonesia, OJK Luncurkan ETF Emas

Nelly Hutabarat - Senin, 10 Agustus 2026 18:30 WIB
483 view
49 Tahun Pasar Modal Indonesia, OJK Luncurkan ETF Emas
Foto dok OJK
Ketua Dekom OJK Friderica Widyasari Dewi foto bersama Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada peluncuran ETF, Senin (10/6/2026).

Jakarta(harianSIB.com)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat integritas pasar modal sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi Pasar Modal Indonesia agar semakin efisien, transparan, terpercaya, dan inovatif.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam siaran tertulisnya melalui Humas OJK Provinsi Sumatera Utara, Senin (10/8/2026) menyampaikan, bahwa penguatan likuiditas, transparansi, tata kelola, penegakan hukum, serta pengawasan menjadi elemen penting dalam reformasi integritas pasar modal untuk mendukung pembiayaan pembangunan nasional dan mendorong transformasi menuju ekonomi yang lebih resilien dan berkelanjutan.

Peringatan 49 Tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia yang mengusung tema "Akselerasi Transformasi untuk Berdaulat, Mandiri, dan Maju Bersama" turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Wakil Menteri Keuangan Juda Agung.

Friderica mengungkapkan bahwa jumlah Single Investor Identification (SID) telah mencapai 30,27 juta atau tumbuh 48,67% secara tahunan, dengan sekitar 78% investor berusia di bawah 40 tahun.

Baca Juga:
Hingga 7 Agustus 2026, penghimpunan dana melalui pasar modal mencapai Rp123,21 triliun dari 135 aksi korporasi, sementara jumlah emiten telah melampaui 962 perusahaan.

Dalam momentum tersebut, OJK juga meluncurkan Exchange Traded Fund (ETF) Emas sebagai instrumen investasi baru yang diperdagangkan di bursa.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Miranda Goeltom dan Ketua OJK Diperiksa KPK Terkait Kasus Century
Klaim Asuransi Telat Cair, Nasabah Bumiputera Solo dan Purwokerto Lapor OJK
Ini Cara OJK Permudah BUMD dan UKM Masuk Pasar Modal
Soal Ekonomi Dunia, Bos OJK: Lagi Goyang
BPK: OJK Harus Bayar Utang Pajak Rp 901 Miliar
Diguncang Gempa, OJK Kaji Kebijakan Khusus Industri Keuangan di Lombok
komentar
beritaTerbaru