KPPU dan UHN Dorong Pemahaman Hukum Persaingan Usaha melalui Kuliah Umum
Medan(harianSIB.com)Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bersama Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan mendorong peningkatan pemahaman m
Medan(harianSIB.com)
Penyaluran pupuk bersubsidi di Sumatera Utara hingga Juli 2026 terus berjalan, dengan pupuk NPK mencatat realisasi tertinggi, yakni mencapai 61,97 persen dari total alokasi. Sementara penyaluran pupuk urea telah mencapai 58,41 persen.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian dan Hortikultura Sumut, Heru Suwondo, mengatakan, realisasi tersebut berdasarkan data penyaluran hingga Juli 2026.
Heru merinci, dari alokasi pupuk urea sebanyak 202.586 ton, sebanyak 118.331,05 ton atau 58,41 persen telah tersalurkan. Sedangkan pupuk NPK dari alokasi 241.930 ton, realisasinya mencapai 149.928,95 ton atau 61,97 persen.
"Untuk NPK Formula Khusus, dari alokasi 2.181 ton telah tersalurkan 1.233,10 ton atau 56,54 persen. Sementara pupuk organik dari total alokasi 57.083 ton, baru terealisasi 6.947,283 ton atau 12,17 persen," jelasnya, Sabtu (22/8/2026).
Baca Juga:Menurut Heru, penyaluran pupuk urea terbesar berada di Kabupaten Karo dan Simalungun. Selanjutnya, distribusi terbesar tercatat di Deli Serdang, Dairi, Tapanuli Utara, Serdang Bedagai, dan Samosir.
Untuk mendapatkan pupuk bersubsidi, petani harus memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya terdaftar dalam e-RDKK, tergabung dalam kelompok tani, serta mengusahakan lahan maksimal dua hektare setiap musim tanam.
Petani juga harus menanam salah satu dari 10 komoditas yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan), yakni padi, jagung, kedelai, ubi kayu, kopi, kakao, tebu rakyat, bawang merah, cabai, dan bawang putih.
Namun, Heru mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam penyaluran di lapangan. Kondisi ekonomi petani, keterlambatan distribusi, hingga persoalan administrasi seperti kehilangan KTP menjadi beberapa faktor yang memengaruhi penyaluran pupuk bersubsidi.
Meski demikian, harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di Sumut disebut masih stabil. Hal ini disampaikan Heru menyusul adanya keluhan dari sebagian petani terkait dugaan kenaikan harga.
"Harga pupuk bersubsidi masih stabil," ujar Heru.
Ia menyebutkan, sesuai ketentuan, HET pupuk urea sebesar Rp1.800 per kilogram, NPK Rp1.840 per kilogram, NPK Formula untuk kakao Rp2.640 per kilogram, ZA Rp1.360 per kilogram, dan pupuk organik Rp640 per kilogram.
Heru berharap peningkatan alokasi pupuk bersubsidi yang dibarengi dengan perbaikan sistem distribusi dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan demikian, kebutuhan pupuk petani dapat terpenuhi dan ketahanan pangan Sumatera Utara semakin kuat. (*)
Medan(harianSIB.com)Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bersama Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan mendorong peningkatan pemahaman m
Medan(harianSIB.com)Penyaluran pupuk bersubsidi di Sumatera Utara hingga Juli 2026 terus berjalan, dengan pupuk NPK mencatat realisasi terti
Medan(harianSIB.com)Mayor Laut Faisal Mulia harus mengakhiri kariernya sebagai prajurit TNI setelah majelis hakim menjatuhkan vonis 10 tahun
Jakarta(harianSIB.com)Bareskrim Polri menyita sejumlah aset yang diduga milik Basri Lewaimang, bandar narkoba sekaligus pengelola tempat hib
Taput(harianSIB.com)Konflik agraria di Desa Hutatoruan VIII, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), masih menyisakan persoala
Tapteng(harianSIB.com)Pemkab Tapanuli Tengah mendukung penuh kajian pengembangan garam rakyat hasil sinergi Yonif TP 905/Tuan Syah dan PUSTA
Surabaya(harianSIB.com)Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tak hanya fokus memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mel
Medan(harianSIB.com)Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih peringkat ketiga se
Jakarta(harianSIB.com)Presiden Prabowo Subianto terbang ke Kalimantan untuk memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilak
Medan(harianSIB.com)Rapat dengar pendapat (RDP) perlindungan dan kepastian hukum bagi masyarakat terkait penangkapan Balai Penegakan Hukum (
Aek Loba(harianSIB.com)PT Socfindo Kebun Aek Loba menyerahkan bantuan ratusan alat panen kelapa sawit kepada petani yang tergabung dalam 20
Medan(harianSIB.com)Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap SE mengingatkan kader Partai Persatuan Indonesia (Perindo) agar tidak menjad