Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 28 Agustus 2026

AMPB dan DPR Sepakat RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, IHSG Menguat 1,81%

Nelly Hutabarat - Kamis, 27 Agustus 2026 20:16 WIB
271 view
AMPB dan DPR Sepakat RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, IHSG Menguat 1,81%
Foto : KONTAN/Cheppy A. Muchlis
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 116,06 poin atau 1,81% ke 6.521,75 pada akhir perdagangan Kamis (27/8/2026).

Medan(harianSIB.com)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,81% ke level 6.521,75 pada perdagangan hari ini, di tengah aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI.

Aksi berlangsung relatif damai dan tidak menimbulkan gejolak seperti yang sebelumnya dikhawatirkan pelaku pasar. Hal Penguatan IHSG turut dipengaruhi kesepakatan antara Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bersatu (AMPB) dengan DPR terkait penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

Hal itu diungkapkan Ekonom Gunawan Benyamin, Kamis petang (27/8/2026).

Disebutnyaa, sejumlah pimpinan DPR disebut telah menandatangani surat perjanjian yang menyatakan akan mengundurkan diri apabila pembahasan dan pengesahan RUU tersebut tidak rampung hingga 15 Desember 2026.

Baca Juga:
Terjaganya situasi politik dan berlangsungnya aksi secara kondusif membuat IHSG mampu bertahan di zona hijau sepanjang sesi perdagangan.

Kondisi berbeda terjadi pada nilai tukar rupiah yang masih berada dalam tekanan. Rupiah ditutup melemah di level Rp17.715 per dolar AS, setelah sempat terpuruk hingga Rp17.770 per dolar AS selama perdagangan.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polda Metro Luruskan Isu Penangkapan Botok Saat Massa Pati Demo di DPR
Gempar! Rekening Donasi Rp80 Juta Ditunda, Massa Pati Tetap Nekat Berangkat ke Jakarta
Polda Metro Jaya Tegaskan Rekening AMPB Tak Diblokir, Hanya Ditunda Transaksinya
Koalisi Sipil Kecam Pemblokiran Rekening Koordinator AMPB, Minta Bank Mandiri Buka Akses
Massa AMPB Desak Perbaikan Jalan Rusak Aeknabara–Tanjung Sarang Elang
Naomi Campbell Berduka Wafatnya Pangeran Brunei
komentar
beritaTerbaru