Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 26 Agustus 2026

Malaysia Airlines, Maskapai dengan Kerugian Rp 3 Triliun

- Senin, 10 Maret 2014 12:21 WIB
712 view
Malaysia Airlines, Maskapai dengan Kerugian Rp 3 Triliun
Jakarta  (SIB)- Malaysia Airlines tengah mengalami kondisi berat.

Pada tahun lalu, Malaysia Airlines mengalami kerugian yang cukup besar, yaitu 1,17 miliar ringgit, atau sekitar Rp 3,5 triliun. Pelamahan nilai tukar ringgit terhadap dolar, serta mahalnya bahan bakar menjadi penyebab kerugian maskapai nasional Malaysia ini.

Menurut data AFP, yang dilansir, Sabtu (8/3), dalam empat kuartal berturut-turut di 2013, maskapai ini terus mengalami kerugian. Kerugian di 2013 ini, naik 3 kali lipat dari rugi di 2012 yang mencapai 433 juta ringgit.

"Memasuki 2014, Malaysia Airlines memprediksi lingkungan bisnis masih menantang dengan tingginya harga bahan bakar, bergejolaknya nilai tukar, dan juga kompetisi yang makin ketat," demikian pernyataan Malaysia Airlines kepada bursa Malaysia, seperti dilansir dari AFP.

Pada 2013 lalu, maskapai ini memperoleh pendapatan 15,1 miliar ringgit, naik 10% dibandingkan 2012. Jumlah penumpang juga naik hampir 30%. Namun pengeluaran biaya maskapai ini naik 10% menjadi 14,9 miliar ringit di tengah tingginya harga bahan bakar.

"Dengan bertumbuhnya pasar, Malaysia Airlines harus meningkatkan kapasitas, agar bisa menjadi pemain utama," kata Chief Executive Officer Ahmad Jauhari Yahya. (dtf/w)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru