Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 01 Mei 2026

Prabowo Bentuk Tim Investigasi Terkait Kasus Asabri

Redaksi - Selasa, 21 Januari 2020 10:32 WIB
111 view
Prabowo Bentuk Tim Investigasi Terkait Kasus Asabri
news.detik.com
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengatakan pihaknya telah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki kasus dugaan korupsi di Asabri.
Jakarta (SIB)
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengatakan pihaknya telah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki kasus dugaan korupsi di Asabri. Prabowo menyebut tim itu sudah mulai bekerja.

"Iya, Asabri sudah kita bentuk tim investigasi. Sudah, sudah, sudah (mulai jalan)," kata Prabowo di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/1).

Prabowo menegaskan pihaknya ingin hukum ditegakkan dalam kasus ini. Menurutnya, aparat penegak hukum juga sudah mulai bergerak mengusut dugaan korupsi di asuransi yang mengurusi dana prajurit tersebut.

"Juga saya kira penegak hukum sudah bertindak ya, kita akan tegakkan hukumlah semuanya," ujar Prabowo.
Sebelumnya, dugaan korupsi di Asabri diungkapkan Menko Polhukam Mahfud Md. NIilainya tidak tanggung-tanggung, mencapai Rp 10 triliun. Bahkan Mahfud menyatakan akan memanggil Menkeu Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Dirut Asabri Sonny Widjaja telah membantah tuduhan dugaan korupsi yang sempat dilayangkan kepada perusahaan pelat merah itu. Sonny Widjaja menegaskan uang yang dikelola Asabri tidak dikorupsi.

"Saya menjamin bahwa uang kalian yang dikelola di Asabri aman, tidak hilang, dan tidak dikorupsi," ujar Sonny dalam konferensi pers di kantornya, Cawang, Jakarta, Kamis (16/1).

Sementara itu, Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan akan membuat tim gabungan untuk menyelidiki kasus Asabri. Nantinya tim gabungan ini akan terdiri atas Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dirtipikor) Bareskrim Polri dan Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya. Selain Polri, BPK turun tangan mengusut kasus Asabri.

"Saya sedang memerintahkan ke Bareskrim untuk membikin tim gabungan dari Dittipikor sama Ditkrimsus Polda Metro untuk melakukan langkah-langkah verifikasi dan penyelidikan," kata Idham di Lanud Halim Perdanakusuma, Jalan Rajawali Baru, Jakarta Timur, Jumat (17/1). (detikcom/c)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru