Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 01 September 2026

Anak Krakatau Erupsi, Tinggi Kolom Letusan Capai 2.000 Meter

* Dua Gempa Guncang Pangandaran Bikin Warga Ingat Tragedi 2006
Redaksi - Senin, 18 Juli 2022 10:15 WIB
517 view
Anak Krakatau Erupsi, Tinggi Kolom Letusan Capai 2.000 Meter
Foto : detikcom
Ilustrasi.
Lampung (SIB)
Gunung Anak Krakatau, Lampung, mengalami erupsi. Tinggi kolom letusan mencapai kurang lebih 2.000 meter.

"Terjadi #erupsi G. Anak Krakatau pada hari Minggu, 17 Juli 2022, pukul 08:47 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 2.000 m di atas puncak," tulis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di akun Twitternya seperti dilihat Minggu (17/7).

Erupsi Gunung Anak Krakatau terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 56 mm dan durasi 79 detik.

Warga diminta untuk tidak mendekat ke Gunung Anak Krakatau. Warga juga diminta tidak beraktivitas di dekat Gunung Anak Krakatau.

"Masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak mendekati G. Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah aktif," lanjutnya.

Ingat Tragedi 2006
Sementara itu, dua kali gempa mengguncang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat dengan skala magnitudo (M) yang berbeda. Gempa ini memunculkan kembali memori kelam tsunami tahun 2006.

Gempa tersebut terjadi pada Sabtu (16/7) pukul 21.41 WIB. Gempa pertama berskala M 4,4 dan gempa kedua 24 menit kemudian dengan skala M 4,9.[br]

"Warga tetap diam di rumah dan tidak panik," kata Ketua Tagana Pangandaran Nay, Sabtu malam.

Menurutnya, peristiwa gempa itu mengingatkan masyarakat akan tsunami 16 tahun yang lalu. Banyak warga Pangandaran yang mengunggah status media sosial soal kejadian kelam ini.

"Besok 17 Juli mengingat peristiwa kelam 2006 tsunami di Pangandaran, semoga tak pernah terulang lagi. Pasca kejadian gempa malam ini banyak warga Pangandaran yang mengingat kejadian tersebut," ucapnya.

Tsunami tahun 2006 terjadi setelah libur sekolah tepatnya pada Senin (17/7/2006) sore. Getarannya, jelas Nay, cukup mengagetkan dengan durasi lama.

Gempa M 5,5
Di tempat terpisah, gempa bumi bermagnitudo (M) 5,5 terjadi di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Gempa memiliki kedalaman 10 km.

Gempa tersebut dilaporkan BMKG pada Minggu (17/7), pukul 16.13 WIB. Titik koordinat gempa berada di 9.14 Lintang Selatan (LS) dan 110.83 Bujur Timur (BT).[br]

"Pusat gempa berada di 111 km Barat Daya Pacitan-Jatim," tulis BMKG di akun medsonya yang dilihat detikJatim.

Gempa M 5,5 itu tidak berpotensi menimbulkan tsunami. (detikcom/d)
Sumber
: KORAN SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru