Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 01 September 2026

Dampak Abu Vulkanik Sinabung, 55 Penerbangan Dibatalkan, Penerbangan Bandara Kualanamu Kembali Normal

Lisbon Situmorang - Selasa, 01 September 2026 19:42 WIB
150 view
Dampak Abu Vulkanik Sinabung, 55 Penerbangan Dibatalkan, Penerbangan Bandara Kualanamu Kembali Normal
Foto.Dok/PT Angkasa Pura Aviasi
Para penumpang menunggu panggilan untuk terbang, Selasa (1/9/2026) di Bandara Kualanamu.

Kualanamu(harianSIB.com)

Dampak sebaran abu vulkanik dari erupsi gunung sinabung, di Kabupaten Karo, Provinsi Sumut, hingga, Selasa (1/9/2026) pukul 16.00 WIB, sebanyak 55 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu dibatalkan, sementara 6 penerbangan mengalami penyesuaian waktu atau retime, dan 11 penerbangan yang delay.

Namun, berdasarkan NOTAM A3254/26 yang diterbitkan AirNav Indonesia, Bandara Internasional Kualanamu telah dinyatakan "Aerodrome – Resumed Normal Operation" atau operasional bandara telah kembali normal mulai pukul 07.07 UTC atau 14.07 WIB pada 1 September 2026.

Hal itu disampaikan, Plt Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi, melalui Manager of Corporate Affairs, Mohamad Hikmat Hidayat, Selasa (1/9/2026) malam.

Baca Juga:
Dengan demikian, operasional Bandara Kualanamu saat ini sudah dibuka kembali dan tidak lagi dalam status penutupan (hold bandara).

Dijelaskan, data tersebut masih bersifat dinamis dan dapat berubah menyesuaikan kondisi sebaran abu vulkanik serta keputusan operasional masing-masing maskapai dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Karo Dukung Bangunan Risha Berbahan Vulkanik Gunung Sinabung
Pilot Sakit, Pesawat Garuda Tujuan Gunung Sitoli Delay 5 Jam
Bupati Karo Buka Rapat Percepatan Penanganan Dampak Erupsi Gunung Sinabung
Lebaran 2018, AirNav Indonesia Setujui 6.923 Tambahan Penerbangan
Desa Cimbang Penuh Abu Vulkanik, Ketua PKK Karo Bagikan Masker
Partikel Abu Vulkanik Bahaya Bagi Paru, Mata dan Kulit
komentar
beritaTerbaru