Kualanamu(harianSIB.com)
Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang. Sedikitnya 20 penerbangan dari dan menuju bandara tersebut dibatalkan hingga Selasa (1/9/2026).
Selain pembatalan, sejumlah maskapai juga melakukan penyesuaian operasional berupa keterlambatan dan perubahan jadwal penerbangan, baik untuk rute domestik maupun internasional.
Pantauan harianSIB.com di Bandara Kualanamu pada Selasa, sejumlah calon penumpang masih menunggu kepastian keberangkatan. Sebagian penumpang memilih membatalkan perjalanan dan mengajukan pengembalian tiket, sementara lainnya melakukan penjadwalan ulang atau reschedule.
Ada pula penumpang yang masih bertahan di area bandara sambil menunggu informasi terbaru terkait penerbangan lanjutan. Mereka berharap kondisi cuaca dan sebaran abu vulkanik segera membaik sehingga penerbangan dapat kembali beroperasi dengan aman.
Baca Juga:
Plt Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi, melalui Manager of Corporate Affairs Mohamad Hikmat Hidayat, mengatakan, berdasarkan data sementara hingga Selasa (1/9/2026), terdapat 20 penerbangan dari dan menuju Bandara
Kualanamu yang dibatalkan.
"Namun jika dihitung sejak Senin (31/8/2026), total penerbangan yang telah dibatalkan sebanyak 21 penerbangan," ujarnya.