Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 15 Mei 2026

Cagub Edy Rahmayadi Dilempari saat Jalan Bersama Pendukung

Redaksi - Kamis, 07 November 2024 12:22 WIB
300 view
Cagub Edy Rahmayadi Dilempari saat Jalan Bersama Pendukung
Foto: Dok. Istimewa
Cagubsu Edy Rahmayadi bersama istri berjalan sebelum momen dilempar botol plastik.
Medan (harianSIB.com)
Aksi pelemparan kepada calon gubernur (cagub) Sumatera Utara ternyata bukan hanya terjadi pada Bobby Nasution.

Cagub Edy Rahmayadi juga dilempar saat meninggalkan lokasi debat kedua Pilgub Sumut. Edy dilempar saat berjalan bersama pendukungnya.

Dalam video yang dilihat, Kamis (7/11/2024), terlihat Edy keluar dari hotel dan berjalan di tengah-tengah para pendukungnya yang sudah menunggu. Terlihat ada lemparan ke arah Edy, namun tidak mengenai badan Edy.

Setelah itu terlihat kedua kelompok pendukung saling dorong. Terlihat juga ada lemparan botol minuman plastik berulang kali melayang.

Juru Bicara Tim Pemenangan Edy-Hasan, Sutrisno Pangaribuan membenarkan hal tersebut. Sutrisno mengatakan peristiwa itu terjadi saat Edy meninggalkan hotel berjalan kaki untuk menyapa pendukung.

"Jadi memang sewaktu kita keluar dari ruangan setelah selesai konfrensi pers, kita keluar menuju halaman hotel, tapi karena teman-teman di sana sudah banyak menyambut akhirnya Pak Edy memilih jalan ke Jalan Pengadilan sampai pada akhirnya mobil yang mengikuti, jadi beliau tidak naik mobil dari hotel," kata Sutrisno Pangaribuan saat dihubungi dikutip dari detikcom.

Saat berjalan kaki itu, ada lemparan ke arah Edy meskipun tidak kena. Yang terkena lemparan botol plastik adalah pendukung Edy yang menggunakan pakaian pocong.

"Nah sewaktu berjalan kaki itu, para pendukung ada di kiri kanan itu ya, jadi sewaktu itu ada lemparan ke arah Pak Edy, setelah ada lemparan yang mengarah ke Pak Edy, teman-teman langsung memproteksi, langsung memberikan perlindungan, lalu yang kena lemparan botol air mineral itu yang menggunakan seragam lampu pocong itu, itu yang kena kepalanya," ucapnya.

Setelah kejadian itu, Edy kemudian langsung dinaikkan ke dalam mobil. Sementara pendukung yang terkena lemparan dievakuasi karena shock.

"Jadi setelah ada pelemparan itu, Pak Edy langsung kita masukkan ke mobil untuk segera meninggalkan tempat, sementara yang terkena lemparan tadi langsung dievakuasi ke kursi yang dekat Lapangan Benteng, sempat shock dia mungkin agak kaget," ujarnya.

Sutrisno menilai Edy dilempar terlebih dahulu kemudian ada peristiwa mobil Bobby dilempar. Dia menuturkan jika itu merupakan reaksi yang tidak dirancang.

"Iya, jadi kami tidak merancang reaksi, tapi kemudian ada reaksi, pihak Bobby juga merasa ada pelemparan dari tim kita itu mungkin reaksi itu, ya anak-anak karena ayahnya dilempar, itu yang terjadi," tutupnya. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru