Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 15 Mei 2026

Harga Bahan Pokok Masih Mahal, Konsumen Keluhkan Sepinya Pembeli di Pasar

Nelly Hutabarat - Jumat, 15 Mei 2026 20:13 WIB
91 view
Harga Bahan Pokok Masih Mahal, Konsumen Keluhkan Sepinya Pembeli di Pasar
Pedagang cabai di pasar tradisional Medan.

Medan(harianSIB.com)

Hingga Jumat (15/5/2026), harga sejumlah bahan pokok di beberapa pasar tradisional di Kota Medan masih tergolong mahal meskipun stok barang terlihat cukup banyak. Kondisi tersebut dikeluhkan konsumen maupun pedagang karena daya beli masyarakat dinilai terus menurun. Harga cabai merah tercatat Rp35.000 per kilogram, bawang merah Rp40.000 per kilogram, tomat Rp20.000 per kilogram, serta sayur jipang kecil Rp20.000 per kilogram.Rata-rata kenaikan harga semua bahan pokok ini antara Rp5.000 hingga Rp6.000 setiap per kg nya. Sementara harga ikan gembung dan dencis mencapai Rp60.000 per kilogram, sedangkan dencis dungu Rp40.000 per kilogram. Untuk ikan basah ini rata-rata kenaikannya antara Rp 5.000 hingga Rp6.000 per kg nya. Harga ikan dungu sebelumnya antara Rp28.000 hingga Rp30.000 menjadi Rp40.000 per kg .

"Kita tidak tahu kenapa masih mahal ikan basah, sayur mayur dan bahan pokok lainnya," ujar Boru Saragih kepada SIB. Akibat tingginya harga bahan pokok, sejumlah pedagang mengaku mengurangi stok pembelian karena khawatir barang dagangan tidak laku. Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional, stok bahan pokok cukup tersedia, namun jumlah pembeli terlihat sepi sejak awal Mei.

Baca Juga:
Selain bahan pokok, harga berbagai buah-buahan juga masih tinggi, seperti buah naga, pisang barangan, semangka, nanas, jambu merah, mentimun, alpukat dan mangga. Pedagang menyebut stok buah masih terbatas karena belum memasuki masa panen. Hal ini juga dibenarkan Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketapang Sumut kepada SIB,baru-baru ini. Meski demikian, pedagang jus buah mengaku penjualan masih cukup baik walau harga terpaksa dinaikkan. "Harga buah naik di pasar, terpaksa jus kita naikkan sedikit harganya supaya tetap ada untung," ujar Yani, pedagang jus di Jalan Sidorukun Medan sambil menyebutkan ekonomi terbilang sulit.

Dia berjualan sejak siang hingga malam hari pukul 22.00 WIB. Hari libur tetap jualan .Lumayan bisnis jus buah sangat laris manis apalagi cuaca akhir-akhir ini lumayan panas.(**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tugu Jagung Tigabinanga Kumuh dan Dipenuhi Rumput Liar
Gaji Lembur Relawan SPPG Dermaga Berkah Diduga Digelapkan
Tanaman Kopi di Silimakuta Diserang Penyakit Busuk Buah
Bupati Batubara Harapkan Jembatan Bailey Hubungkan Desa Sidomulyo dan Sei Buah Keras Berfungsi Sebelum Lebaran
Jelang Imlek, Penjualan Buah di Medan Meningkat Tajam
Balita Tewas dalam Kecelakaan Motor Tabrak Truk Antre BBM di Dolokmasihul
komentar
beritaTerbaru