Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 31 Juli 2026

AS Lancarkan Serangan Udara Skala Besar ke Iran

Redaksi - Kamis, 30 Juli 2026 19:01 WIB
291 view
AS Lancarkan Serangan Udara Skala Besar ke Iran
Foto: U.S. CENTRAL COMMAND via REUTERS/U.S. CENTRAL COMMAND
Serangan Amerika Serikat terhadap Iran kembali berlanjut.

Di saat bersamaan, angkatan bersenjata Yordania mengonfirmasi berhasil menggagalkan upaya serangan Iran ke wilayah kerajaannya dengan mencegat lima rudal di udara.

Gempuran terbaru AS ini dipicu oleh konfirmasi Iran pada hari Rabu mengenai penembakan rudal balistik ke basis pasukan AS di Yordania, di mana seluruh proyektil berhasil dicegat. Pangkalan militer AS di Yordania belakangan memang menjadi target utama gempuran Iran.

Sebelum serangan ke Iran meluncur, pasukan AS dan Arab Saudi menggelar gempuran gabungan ke kelompok pro-Iran di Irak timur sebagai balasan atas serangan drone ke fasilitas minyak Saudi.

Aksi gabungan tersebut mencatatkan sejarah baru sebagai kali pertama Riyadh bergabung secara terbuka dalam serangan militer bersama Washington.

Pada hari yang sama, sebuah drone menghantam kapal tanker penyimpanan gas milik perusahaan AS di Pelabuhan Damietta, Mesir. Kementerian Perminyakan Mesir mengonfirmasi kejadian kebakaran di pelabuhan tersebut meski tidak menyebutkan keterlibatan serangan drone.

Kelompok milisi Popular Mobilisation Forces (PMF) di Irak melaporkan setidaknya 20 anggotanya tewas dan 32 lainnya luka-luka akibat serangan gabungan AS-Arab Saudi. Surat kabar Iran Hamshahri melaporkan bahwa empat penasihat Garda Revolusi Iran turut tewas dalam gempuran di Irak tersebut.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
AS Peringatkan Semua Pelabuhan dan Asuransi agar Tidak Layani Kapal Iran
AS Siap Jatuhkan Sanksi Terberat kepada Iran
Tangkal Pengaruh Iran, Israel Gencar Mendekati Negara Arab
AS Tolak Bantu Pemulihan Suriah Selama Iran Masih Bercokol
Teheran: Mustahil Arab Saudi Mampu Gantikan Pasokan Minyak Iran
Presiden Iran: Kami Tidak Ingin Berperang dengan Pasukan AS
komentar
beritaTerbaru