Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 16 Mei 2026

Risiko Kebutaan Meningkat di Sumut

* Seluruh Anak Diharapkan Dapat Vitamin A di Puskesmas
- Minggu, 07 Agustus 2016 18:47 WIB
509 view
Risiko Kebutaan Meningkat di Sumut
Medan (SIB)- Risiko kebutaan masyarakat belakangan ini dinilai semakin meningkat. Meskipun, menurut Plt Kadis Kesehatan Sumut Drs Agustama Apt MKes, kebutuhan akan vitamin A di masyarakat sebetulnya relatif sudah tercukupi.

Namun berdasarkan perhitungan pasien rawat jalan, risiko pada kebutaan seperti rabun memang semakin meningkat. "Artinya kebutuhan akan vitamin A harus ditingkatkan," kata Agustama kepada wartawan di Medan, Selasa (2/8).

Untuk itu, jelas Agustama, upaya pencegahannya harus dilakukan, khususnya kepada anak-anak usia dini, berumur di bawah 5 tahun. "Bulan Agustus ini adalah bulannya vitamin A serupa dengan Februari. Karenanya, diharap kebutaan pada usia dini dapat dicegah, supaya bisa mengurangi risiko kebutaan mata masyarakat," jelasnya.

Di bulan vitamin A ini, dikatakannya, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendistribusikan vitamin A ke seluruh kabupaten/kota.Pelaksanaannya, dilakukan Puskesmas di setiap daerah. "Harapan kita seluruh anak di Sumut dapat memeroleh vitamin A di bulan ini. Seminimal mungkin, 96 persennya dapat terealisasi," tuturnya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Sering, Rafrini mengaku, distribusi vitamin A pada anak-anak di Puskesmas sudah mulai berjalan sejak awal Agustus. Pihaknya menargetkan sebanyak 6.000 bayi di bawah usia 5 tahun di wilayah Puskesmas tersebut dapat memeroleh vitamin A. "Ini program rutin yang memang dilakukan di setiap bulan Februari dan Agustus. Untuk itu kita harap, setiap anak dapat memeroleh vitamin A ini," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Medan, dr Iman Surya memaparkan, sasaran pemberian vitamin A di Kota Medan untuk bayi 6 sampai 11 bulan sebanyak 26.347 anak. Sedangkan untuk Balita sebanyak 186.241 anak. "Tujuan pemberian vitamin A untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah kebutaan," tegasnya. (A18/rel/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru