Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 16 Mei 2026

Dokter Ingatkan, Makanan Berlabel Khusus Diabetes Bukanlah Obat

- Minggu, 04 Desember 2016 23:05 WIB
674 view
Jakarta (SIB)- Makanan dan suplemen dengan label 'makanan khusus diabetes' banyak beredar di masyarakat. Faktanya, diabetes tidak bisa diobati dengan semudah itu. Pengidap diabetes tetap wajib menjaga kadar gula dalam darahnya.

Dikhawatirkan, makanan dan suplemen 'khusus diabetes' tersebut membuat para pengidap diabetes berpikir bahwa makanan tersebut adalah obat yang dapat mengendalikan gula darahnya. Padahal selama asupan kalori harian tidak dikontrol, maka kadar gula darah tetap sulit dikendalikan.

Dr dr Em Yunir, SpPPD-KEMD dari Divisi Metabolik Endoktrin Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyatakan makanan dengan label tersebut sebenarnya tidak berpengaruh dalam mengendalikan kadar gula pada pengidap diabetes.

"Tidak ada yang dapat menurunkan jumlah gula dengan mengkonsumsi makanan khusus diabetes. Makanan itu juga tetap mengandung gula. Jika makan produk itu tetap saja meningkatkan gula darah," kata dr Em, ditemui pada saat konferensi pers penutupan 'World Diabetes Day' di RSCM, Jakarta Pusat, Rabu lalu.

Beberapa negara sudah melarang penggunaan makanan dengan label 'khusus diabetes' karena memang tidak ada manfaatnya pada penyandang diabetes. Selain itu, produk tersebut biasanya mahal dan memiliki efek negatif karena menggunakan pemanis buatan yang berbahaya.

Diet seimbang bisa dijadikan cara penanganan yang baik untuk mengendalikan kadar gula pada pengidap diabetes. Caranya adalah dengan mengatur asupan nutrisi pada makanan yang mengandung vitamin, lemak, protein dan karbohidrat secara seimbang.

"Jadi diet seimbang itu konsumsi makanan dengan memperhitungkan komponen protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral yang seimbang. Jadi konsumsi makanannya juga diatur," tutup dr Em. (detikHealth/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru