Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 15 Mei 2026

Perbedaan Antara Panu dan Kusta

- Minggu, 18 Januari 2015 16:23 WIB
1.432 view
Perbedaan Antara Panu dan Kusta
Jakarta (SIB)- Kusta adalah salah satu penyakit menular yang masih banyak muncul di Indonesia. Penyakit yang disebabkan kuman mycobacterium leprae yang menyerang saraf tepi di kulit ini, pada awalnya akan nampak seperti panu. Namun, apa perbedaan antara panu dan kusta?

"Keduanya sama-sama berbentuk bercak putih di kulit. Bedanya, panu memiliki unsur gatal dan kemerahan di pinggiran bercak. Sementara kalau kusta tidak ada rasa gatal dan mati rasa," tutur Ketua Komite Ahli Eliminasi Kusta dan Eradikasi Frambusia, Dr dr Hariadi Wibisono, MPH.

Menurutnya, ada dua jenis kusta, yaitu kusta kering dan basah. Kusta kering memiliki ciri umum yang nampak seperti panu dan ini adalah gejala awal kusta. Adapun kusta basah dapat berbentuk bercak dan penebalan pada kulit yang kemerahan seperti kadas dan mati rasa.

"Ciri khas yang mendasar dari kusta adalah kurang rasa (hipoestesi) atau mati rasa sama sekali (anestesi) pada gejala yang muncul. Inilah yang menyebabkan penderita dengan kusta yang dibiarkan dapat mengalami kecacatan, jari mereka putus mereka tidak merasakan sakit karena sarafnya rusak," lanjutnya saat ditemui di kantor Kemenkes, di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (16/1).

Ia mengingatkan, kebanyakan penderita kusta tidak menyadari penyakit tersebut karena tidak merasa terganggu dengan gejala yang nampak, beberapa bahkan mengira gejala kusta adalah panu biasa. Dengan ini, tak jarang penderita terlambat untuk mendapat pengobatan dan mengalami kecacatan karena keparahan yang tidak bisa diobati.

"Kalau ada perubahan seperti bercak putih apapun itu harus diobati. Bila ternyata yang ditemukan kusta, berarti bagus karena bisa dideteksi lebih dini.

Pemeriksaan dini penting agar penderita tidak jatuh pada kecacatan," pesan Hariadi.

Kusta memang adalah penyakit menular, namun sangat susah menular. Penyakit ini bisa ditularkan jika ada hubungan yang benar-benar dekat antara penderita dengan orang sehat. Menurut pengamatan ahli, dari 100 orang yang terpapar kuman kusta, hanya dua persen dari lima persen orang tersebut yang akan menjadi sakit dan memerlukan pengobatan. (Okezone.com/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru