Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 15 Mei 2026

Dokter Ginjal: Bukan Soda yang Merusak Ginjal, Tapi Pemanisnya

- Minggu, 25 Januari 2015 20:24 WIB
354 view
Dokter Ginjal: Bukan Soda yang Merusak Ginjal, Tapi Pemanisnya
Jakarta (SIB)- Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM) membantah tudingan bahwa minuman bersoda adalah pemicu gagal ginjal. Konsultan ginjal dan hipertensi dari RS Cipto Mangunkusumo meluruskan, memang bukan soda yang mengganggu fungsi ginjal.

"Sebenarnya bukan soda yang merusak ginjal, tapi fruktosanya. Fruktosa ini meningkatkan asam urat yang akan mengendap di ginjal," kata Prof Dr Parlindungan Siregar, SpPD-KGH saat ditemui, Rabu.

Dalam beberapa jenis minuman ringan, fruktosa dipakai sebagai pemanis. Bahan tambahan inilah yang disebut Prof Parlindungan bisa berpengaruh pada fungsi ginjal. Asam urat yang meningkat karena asupan fruktosa, akan mengendap di ginjal dan bisa mengganggu kerja ginjal.

Dalam rilisnya baru-baru ini, ASRIM menyebut bahwa penyakit ginjal kronis disebabkan oleh berbagai faktor risiko. Di antaranya diabetes, tekanan darah tinggi, dan sejarah medis keluarga yang mengidap gagal ginjal. Kaitan dengan minuman bersoda atau berkarbonasi disebutnya tidak didukung bukti ilmiah yang memadahi.

Sementara itu Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Prof Dr Tjandra Yoga Aditama mengutip penelitian terbaru yang mengungkap bahwa konsumsi minuman berkarbonasi penduduk Indonesia mencapai 2,4 gram/orang/hari.

Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa risiko untuk menderita Penyakit Ginjal Kronis (Gagal Ginjal) pada orang yang mengonsumi minuman berkarbonasi lebih dari sekali per hari selama beberapa tahun adalah 6,45 kali dibanding dengan orang yang tidak minum minuman berkarbonasi. (detikhealth/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru