Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 22 Agustus 2026

Penjaga Malam Curi Barang Ekspedisi, TV Dijual Rp 1,3 Juta dan Hasilnya Dibeli Celana

Roy Surya D Damanik - Jumat, 21 Agustus 2026 18:48 WIB
286 view
Penjaga Malam Curi Barang Ekspedisi, TV Dijual Rp 1,3 Juta dan Hasilnya Dibeli Celana
Foto Dok/Polsek
DIAMANKAN: Penjaga malam gudang ekspedisi pelaku pencurian, IS diamankan di Polsek Medan Area, Jumat (21/8/2026).

Medan(harianSIB.com)

Seorang pekerja yang bertugas sebagai penjaga malam gudang ekspedisi CV Elsa Jaya Express di Jalan Raya Menteng, Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area, diamankan Polsek Medan Timur karena diduga mencuri sejumlah barang milik perusahaan tempatnya bekerja.

Tersangka, IS (20), diamankan polisi pada, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Polisi mengungkap aksi pencurian tersebut setelah menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi.

Kapolsek Medan Area, AKP Ainul Yaqin didampingi Kanit Reskrim Iptu Khairul Fajri Lubis, Jumat (21/8/2026) mengatakan pengungkapan kasus bermula dari laporan pengelola ekspedisi setelah mendapati sejumlah barang yang disimpan di dalam gudang hilang.

"Peristiwa itu dilaporkan Fernando Harun Atventus Tampubolon (31), penanggung jawab ekspedisi. Ia awalnya meninggalkan gudang pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 01.30 WIB dalam kondisi barang-barang ekspedisi masih berada di dalam gudang," ujarnya.

Baca Juga:
Saat kembali ke gudang pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 08.30 WIB, pelapor melakukan pengecekan terhadap seluruh barang. Saat itulah diketahui satu televisi merek TCL berukuran 55 inci telah raib.

"Pelapor kemudian menanyakan keberadaan televisi tersebut kepada penjaga gudang, admin hingga pimpinan gudang. Namun tidak seorang pun mengetahui keberadaan barang tersebut," ungkapnya

Ia menambahkan, merasa ada yang tidak beres, pihak ekspedisi kemudian melaporkan dugaan pencurian tersebut ke Polsek Medan Area. Mendapat laporan itu, Tim Opsnal Unit Reskrim yang dipimpin Kanit Reskrim dan anggota langsung melakukan penyelidikan.

"Petugas mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa rekaman CCTV serta meminta keterangan sejumlah karyawan yang bekerja di gudang," katanya

Dari hasil pemeriksaan CCTV dan penyelidikan lanjutnya, polisi mengarah kepada IS yang diketahui bekerja sebagai penjaga malam di gudang tersebut.

"Petugas kemudian melihat gerak-gerik IS yang diduga hendak meninggalkan lokasi. Tim langsung mengamankannya di depan gudang ekspedisi di Jalan Raya Menteng," jelas Kapolsek.

Saat diperiksa, IS akhirnya mengakui perbuatannya. Kepada penyidik, ia mengaku telah mengambil sejumlah barang dari dalam gudang, di antaranya satu laptop, dua set sepatu, satu power steering Triton, satu catrik mobil Triton, serta televisi TCL 55 inci.

"Khusus pencurian televisi, IS mengaku tidak beraksi seorang diri. Ia menyebut dibantu dua rekannya yang disebut bernama Yoza dan Koko. Modusnya, IS mengambil televisi dari dalam gudang kemudian membawanya ke bagian ujung pagar. Barang tersebut selanjutnya diserahkan kepada kedua rekannya dari seberang tembok pagar," terangnya.

Lanjut AKP Yaqin, setelah televisi berhasil dikeluarkan dari area gudang, ketiganya membawa barang curian tersebut ke kawasan Jalan Pancing untuk dijual. Televisi tersebut terjual seharga Rp 1,3 juta. Dari hasil penjualan itu, IS mengaku memperoleh bagian Rp 1 juta, sedangkan Yoza dan Koko masing-masing mendapat bagian dari hasil tersebut dengan total Rp 300 ribu.

"Ironisnya, uang hasil pencurian yang diterima Irfan tidak digunakan untuk kebutuhan mendesak. Ia mengaku membelanjakan uang tersebut untuk membeli dua celana panjang, tiga celana pendek dan dua kaos. Dari pelaku disita sejumlah pakaian sebagai barang bukti," tegasnya.

Kapolsek kembali menegaskan, penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap keterlibatan dua rekan IS yang disebut dalam pemeriksaan.

""Selain memeriksa tersangka, penyidik juga terus melengkapi mindik, memeriksa korban dan para saksi, serta melakukan pengembangan terhadap pihak lain yang diduga terlibat," pungkasnya.(*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pertarungan Politik di TV dan Medsos Kontraproduktif
Kadinsos Madina dan 3 Wartawan TV Nyaris Korban Longsor
Simpan Narkotika di Celana Dalam, Seorang Warga Bosar Maligas Diamankan Polisi
Simpan Sabu di Celana Dalam, 2 IRT Ditangkap Petugas Keamanan Bandara Kualanamu
35 Jaringan Tv Dunia u2018Berburuu2019 Karya Sineas Indonesia di Bali
Kampanye di Luar Jadwal, KPID akan Panggil Metro TV
komentar
beritaTerbaru