Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 26 Agustus 2026

Puluhan Orang Diduga Perusak Kampus UISU Al-Munawwaroh Diamankan Polisi

- Kamis, 20 Februari 2014 10:48 WIB
649 view
 Puluhan Orang Diduga Perusak Kampus UISU Al-Munawwaroh Diamankan Polisi
Medan (SIB)- Poldasu mengamankan 25 orang yang diduga sekurity dan pegawai UISU Al-Munawwaroh. Mereka diamankan karena diduga merusak Kampus UISU Kedokteraan di Jalan Sisingamangaraja, Rabu (19/2/2014) pagi. Dalam peristiwa itu, seorang pegawai kebersihan dan mahasiswa Kedokteraan UISU Medan yang melakukan perlawanan, mengalami luka memar.

Ditemui di Mapoldasu, mahasiswa Kedokteran UISU Medan Haikal Rifky (20) mengatakan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 07.30 WIB. Saat itu lanjut Haikal, puluhan orang yang diduga sekurity bersama pegawai dari UISU Al-Munawwaroh berniat menduduki Kampus Kedokteran UISU yang terletak di Jalan Sisingamangaraja dengan membawa palu dan linggis. Hal itu membuat proses belajar mengajar terganggu.

Selain itu, lanjut Haikal, pintu pagar dan biro akademik hancur akibat peristiwa itu. Ia mengatakan, saat itu, seorang pegawai kebersihan mengalami luka akibat dianiaya. Tak lama berselang, petugas dari Polsekta Medan Kota mengamankan 25 pelaku ke Mapoldasu.

Ketika dikonfirmasi di Mapoldasu, Wadir Ditreskrimum Poldasu AKBP Wawan Munawar membenarkan, pihaknya mengamankan 25 orang terkait kerusuhan di UISU. Saat ini, lanjutnya, pihaknya masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap ke-25 orang yang diamankan tersebut. Ia bahkan tidak bersedia menyebutkan identitas ke-25 orang tersebut.

"Masih diperiksa secara mendalam untuk mengetahui peran mereka dalam kejadian itu. Saat ini belum bisa saya sebutkan identitas mereka. Informasi yang diperoleh, tadi pagi mereka mendatangi dan hendak mengambil alih Kampus UISU dengan cara melakukan perusakan. Saat kejadian, mereka merusak pagar kampus," jelasnya.

Menjawab wartawan, mantan Kapolres Deli Serdang itu mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti mengenai korban dalam kejadian itu. "Masih belum diketahui. Kita tunggu saja, nanti kalau ada korban pasti akan buat laporan," tegasnya. (A23/h)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru