Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 Juli 2026

‎Sari Minang, Produsen Bumbu Legenda Tembus Pasar Manca Negara

Indah Apriliana dewi Ginting - Kamis, 09 Juli 2026 13:31 WIB
528 view
‎Sari Minang, Produsen Bumbu Legenda Tembus Pasar Manca Negara
‎Foto harianSIB.com/indah Ginting
Gerai bumbu Sari Minang di pasar Sukaramai kota Medan yang telah beroperasi sejak tahun 1998, tak pernah sepi pembeli, dan telah menembus pasar internasional, Kamis (8/7/2026).

Medan(harianSIB.com)

‎Bagi sebagian besar masyarakat kota Medan Area, nama produsen bumbu Sari Minang yang berpusat di Jl. Denai, Sukaramai, Medan ini tidak lagi asing, hampir sebagian besar rumah makan Padang, Kedai Nasi, Kedai sarapan dan ibu rumah tangga menggunakan bumbu masakan racikan Sari Minang.

‎Pusat rempah dan bumbu dapur autentik ini sudah sangat populer sejak tahun 1998 karena menyediakan bumbu siap pakai untuk masak rendang, gulai, Kari, ayam goreng dan masih banyak lagi dengan cita rasa tersendiri.

‎Bumbu Rendang dan Gulai Kari merupakan bumbu yang paling laris di beli pelanggan.

‎Bukan satu pemandangan asing lagi jika menjelang hari besar, Seperti Idul Fitri dan Idul Adha, antrian pelanggan untuk membeli bumbu terlihat sangat panjang dan padat.

‎Tercipta dari racikan khas Ibu Hj. Indresnawati, gerai Bumbu Sari Minang telah memiliki lima cabang di kota Medan dan satu di Rantau Parapat.

‎Saat disambangi koresponden harian SIB, Rabu (8/7/2026), salah satu karyawan kepercayaan Ibu Indresnawati, Pak Ajo, mengatakan, "Alhamdulillah bumbu kami memiliki cita rasa khas tersendiri, jadi sekali beli di kami, insyaallah langganan terus sampai berpuluh tahun, karena kami berusaha menjaga kualitas, tidak menggunakan bahan yang jelek."

‎Langganan Bumbu Sari Minang tidak hanya ibu rumah tangga atau pedagang nasi di sekitar mereka, tapi hampir semua rumah makan Padang menggunakan produk bumbu mereka, seperti Rumah Makan (RM) Padang Sederhana, RM Simpang Tiga mulai dari Medan, Siantar sampai kisaran.

‎"Mulai dari pedagang sarapan, kedai nasi kecil, rumah makan besar sampai ke pelaksana catering besar pun ngambil bumbu di kami,' lanjut Pak Ajo.

‎Dicampur dengan rempah-rempah pilihan yang telah digunakan keluarga Bu Indresnawati secara turun temurun, racikan bumbunya bisa menghabiskan cabe sebanyak 200kg per hari. ‎Sementara persiapan menyambut hari besar, bisa menghabiskan 500kg per hari.

‎Tidak lupa untuk terus berbenah demi perkembangan usaha, Bumbu Sari Minang juga sudah terdaftar di MUI dan Depkes, dan juga meluaskan pasar produksi bumbu mereka lewat online.

‎Di kemas dalam bentuk basah dan kering, semakin hari pelanggan mereka semakin banyak, tak hanya menguasai pasar lokal, kini Bumbu Sari Minang bahkan sudah menembus pasar manca negara, seperti Thailand, Malaysia, Kamboja hingga Amerika.

‎Salah seorang pelanggan setia Bumbu Sari Minang, warga JL. STM kota Medan, Bu Hani, mengakui keistimewaan rasa dari bumbu yang ia beli di tempat itu.

‎"Keluarga kami sudah langganan beli bumbu di tempat ini selama 15 tahun lebih, kebetulan kami jual nasi, jadi setiap hari selalu pesan bumbu di sini. Keluarga kami yang dari luar kota pun sering pesan bumbu ini karena merasa enak. Soal kualitas tidak perlu khawatir dan harganya juga tidak mahal," ujar Bu Hani.

‎Berawal dari kecil, kini usaha Bumbu Sari Minang semakin berkembang, dan sebagai bentuk syukurnya, Ibu Indresnawati sebagai pemilik sudah mengajak beberapa karyawannya untuk berangkat Umroh.

‎Beliau juga berharap agar racikan bumbunya terus diminati pelanggan dan semakin besar lagi produksinya sehingga membuka lapangan kerja seluas-luasnya kepada masyarakat. (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru