Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 18 Mei 2026
Jus Kupie 7 Favorite Tongkrongan Kaula Muda Medan

Menikmati Kopi, Tidak Sekadar Kebutuhan Tapi Sudah Menjadi Lifestyle

- Minggu, 13 September 2015 18:33 WIB
2.396 view
Menikmati Kopi, Tidak Sekadar Kebutuhan Tapi Sudah Menjadi Lifestyle
Medan (SIB)- Di era 90-an cita rasa kopi mungkin hanya akrab bagi pria usia  paruh baya ke atas. Namun saat ini penikmat kopi sudah merambah ke usia remaja, tidak hanya laki-laki tapi juga perempuan. Di setiap sudut kota mudah kita temukan sekumpulan kaula muda asik nongkrong bersama rekan–rekannya menghabiskan waktu berjam-jam bersama secangkir kopi.

Menjamurnya kedai kopi ini disebabkan gaya hidup ngopi yang sudah menjadi trendsender sejak 3 tahun belakangan ini. Salah satu tempat favorit tongkrongan kaula muda yang lagi hits saat ini adalah Jus Kupie 7 yang terletak di Kompleks Ruko Metroling Blok D  Jalan AH Nasution samping Asrama Haji Medan.

Saat ini terdapat 7 cabang kopi yang menawarkan resep khusus, kopi yang disajikan bukan hanya diseduh tetapi ada juga yang diblender.

Salah seorang joki Kopi 7 Samson  mengatakan bisnis kopi akan terus bergeliat, karena kopi itu sendiri sudah menjadi bagian dalam hidup sehingga konsumen akan terus tumbuh. Untuk menjawab selera konsumen yang mungkin juga berubah maka  pengusaha warung kopi harus bisa menjawab selera para konsumen dan selalu melakukan inovasi-inovasi baru.

“Tingginya animo konsumen membuat kami hadir dan terus kreatif dalam menyajikan selera,” ujar pelaku bisnis kopi ini.

Menurutnya, inovasi sangat dibutuhkan. Pasalnya, saat ini banyak kedai kopi menjamur, tapi cita rasa dan cara penyajiannya masih konvensional. Sehingga untuk menjawab selera (taste) kaum muda yang memiliki pangsa pasar yang tinggi, mereka melakukan inovasi dan hasilnya mereka eksis dan digemari konsumen.

Di Kedai Jus Kopi 7 Medan ini tersaji sejumlah pilihan cita rasa kopi antara lain kopi hitam asli Aceh, jus kopi coklat, jus kopi pucuk, kopi kocok teh sanger dan beraneka ragam minuman lainnya. Harga dibandrol mulai dari Rp 7.000 hingga Rp 13.000.

“Harga terjangkaulah untuk dompet mahasiswa, namun meski murah tapi kopi kita tidak sembarangan, kita bawa langsung dari Aceh dengan pilihan khusus sehingga menghasilkan aroma dan nikmat tersendiri,” ujarnya.

“Untuk jus kopi kita blender biji kopi dan tambahkan gula dan susu ataupun coklat. Ada teknik khusus sehingga rasa dan bentuk sajian lebih spesial,” sambung Samson yang sudah 7 tahun menyajikan kopi.

Menurutnya, kelebihan kopi hasil racikannya adalah pada aromanya. Sementara menurut salah seorang penikmat kopi yang juga mahasiswa USU jurusan Ilmu Komunikasi Medan, Desi mengatakan, aroma kopi Jus Kopi 7 ini sangat khas dan membangkitkan mood saat berkumpul bersama. “Membahas apa saja dengan ngumpul bersama teman di kede kopi akan membawa suasana yang lebih hidup. Secangkir kopi ala Jus Kopi 7 akan membangkitkan mood untuk  bercerita,” ujarnya.

Pantauan SIB siang hari hingga tengah malam, sekumpulan remaja dan orang dewasa berkumpul di lokasi yang memiliki luas bangunan 7 meter dan 3 lantai itu.
Selain memenuhi ruangan, para pengunjung juga menikmati kopi  dengan duduk akrab di  halaman Distro Kopi 7 tersebut. (Dedy Husaini/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru