Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 15 Mei 2026

Ribut dengan Medvedev, Trump Kerahkan 2 Kapal Selam Nuklir

Redaksi - Sabtu, 02 Agustus 2025 16:24 WIB
92 view
Ribut dengan Medvedev, Trump Kerahkan 2 Kapal Selam Nuklir
tangkap layer YouTube MIRROR NOW
Presiden Donald Trump- Dmitry Medvedev,Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia.
Washington(harianSIB.com)

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan pengerahan dua kapal selam nuklir pada hari Jumat (1/8) waktu setempat.

Ini terjadi dalam eskalasi luar biasa dari apa yang sebelumnya merupakan perang kata-kata di media sosial dengan seorang mantan presiden Rusia mengenai Ukraina dan tarif dagang.

Trump dan Dmitry Medvedev, mantan presiden Rusia yang kini menjabat wakil ketua dewan keamanan Rusia, telah berseteru di media sosial selama berhari-hari. Yang terbaru, Medvedev mengancam Trump soal kemampuan Rusia melancarkan serangan nuklir.

"Berdasarkan pernyataan yang sangat provokatif," Trump mengatakan ia telah "memerintahkan dua Kapal Selam Nuklir untuk ditempatkan di wilayah yang tepat, untuk berjaga-jaga jika pernyataan bodoh dan provokatif ini lebih dari sekadar itu."

"Kata-kata sangat penting, dan seringkali dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak diinginkan, saya harap ini tidak akan menjadi salah satunya," tulis presiden AS berusia 79 tahun itu di platform Truth Social miliknya, dilansir kantor berita AFP, Sabtu (2/8/2025).

Ancaman nuklir ini terjadi di tengah tenggat waktu yang ditetapkan Trump hingga akhir pekan depan bagi Rusia untuk mengambil langkah-langkah guna mengakhiri perang Ukraina, atau menghadapi sanksi baru.

Trump tidak mengatakan dalam postingannya apakah yang ia maksud adalah kapal selam bertenaga nuklir atau bersenjata nuklir. Ia juga tidak merinci lokasi penempatan, yang dirahasiakan oleh militer AS.

Sebelumnya, Medvedev mengatakan agar Trump mengingat bahwa Rusia memiliki kemampuan serangan nuklir era Uni Soviet sebagai pilihan terakhir.

Hal ini disampaikan sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin itu setelah Trump meminta Medvedev untuk "berhati-hati dengan ucapannya."

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru