Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 22 Juni 2026

Perundingan Terancam Kandas, Delegasi Iran Tinggalkan Negoisasi Pasca Ancaman Trump

Redaksi - Senin, 22 Juni 2026 15:06 WIB
130 view
Perundingan Terancam Kandas, Delegasi Iran Tinggalkan Negoisasi Pasca  Ancaman Trump
Foto: AFP
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf.

Dalam unggahan di Truth Social pada Minggu, Trump menyatakan akan menyerang Iran lagi, dengan jauh lebih keras, jika Teheran tak segera menghentikan aksi proksinya di Lebanon, yang merujuk pada kelompok milisi Hizbullah.

Ancaman Trump itu dilontarkan saat Hizbullah dan Israel masih terlibat baku tembak intens di tengah kesepakatan damai AS-Iran.

Iran telah membalas ancaman ini dengan menyatakan siap untuk merespons. "Sebaiknya mereka hati-hati dengan pernyataan mereka. Angkatan bersenjata kami siap menanggapi dengan cara yang berbeda ," kata kepala negosiator sekaligus ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf.

AS dan Iran telah meneken nota kesepahaman (MoU) yang menjadi kerangka kerja untuk perjanjian damai kedua negara pada Rabu (17/6) lalu. MoU itu diteken Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian dari jarak jauh.

Dalam MoU, disebutkan bahwa AS dan Iran sepakat untuk menghentikan perang di semua front, termasuk Lebanon, dan tidak akan melancarkan serangan kembali di masa depan.

AS dan Iran juga sepakat untuk membuka kembali Selat Hormuz, yang ditutup Iran buntut serangan AS-Israel pada 28 Februari lalu.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Menteri Israel Sebut Tidak Mungkin Damai dengan Palestina
Hakim AS Larang Donald Trump Batasi Suaka
Menhan Israel kepada Hamas: Kami Memberi Makan Monster
Arab Saudi Gunakan Spyware Israel Intai Khashoggi
Cadev RI Naik Lagi, Darmin: Karena Partai Donald Trump Kalah
Tangkal Pengaruh Iran, Israel Gencar Mendekati Negara Arab
komentar
beritaTerbaru