Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 08 Juli 2026

Pemeriksaan Visa Diperketat, 61 Calon Penumpang Tinggalkan Bandara Dhaka

Redaksi - Rabu, 08 Juli 2026 11:21 WIB
121 view
Pemeriksaan Visa Diperketat, 61 Calon Penumpang Tinggalkan Bandara Dhaka
Foto: globalair.com.bd
Ilustrasi loket pemeriksaan imigrasi di bandara.

Jakarta(harianSIB.com)

Sebanyak 61 calon penumpang tujuan Malaysia meninggalkan Bandara Internasional Hazrat Shahjalal, Dhaka, Bangladesh, tanpa menaiki pesawat setelah otoritas memperketat pemeriksaan dokumen perjalanan.

Insiden yang terjadi pada Jumat (4/7/2026) malam itu dipicu temuan sejumlah visa palsu dan visa yang diduga telah dimanipulasi. Temuan tersebut membuat petugas memperketat pemeriksaan terhadap seluruh calon penumpang.

Mengutip VNExpress dan melansir CNNIndonesia, penerbangan Diman Bangladesh Airlines awalnya dijadwalkan mengangkut 288 penumpang menuju Malaysia. Namun, pesawat akhirnya lepas landas hanya dengan membawa 212 penumpang.

Sebelumnya, petugas imigrasi bersama pihak maskapai menghentikan 15 calon penumpang karena diduga menggunakan visa palsu atau dokumen perjalanan yang telah diubah.

Baca Juga:
Dari jumlah tersebut, 10 orang telah berada di dalam pesawat sebelum akhirnya diminta turun. Sementara lima lainnya dicegah melanjutkan proses keberangkatan saat berada di area gerbang keberangkatan (boarding gate).

Tak lama setelah penindakan itu, petugas menyadari ada 61 penumpang lain yang telah melakukan check-in, tetapi tidak pernah naik ke pesawat.

Berdasarkan keterangan sumber di bandara, sebagian besar dari mereka diduga sengaja meninggalkan area bandara setelah mengetahui otoritas sedang memperketat pemeriksaan dokumen perjalanan menyusul ditemukannya kasus visa yang dipalsukan atau dimanipulasi.

Secara umum, prosedur keberangkatan internasional mengharuskan penumpang melakukan check-in dan menyerahkan bagasi terlebih dahulu sebelum menuju pemeriksaan imigrasi. Pada tahap ini, petugas akan memverifikasi paspor, visa, dan dokumen perjalanan lainnya. Setelah dinyatakan lolos, penumpang baru dapat menuju gerbang keberangkatan untuk menaiki pesawat.

Seorang pejabat yang dikutip media Bangladesh bdnews24 mengatakan bahwa otoritas memang memberikan perhatian khusus terhadap penerbangan menuju Malaysia.

Hal itu dilakukan karena dalam beberapa waktu terakhir terdapat sejumlah kasus penumpang yang sebenarnya memiliki visa sah, tetapi tetap ditolak masuk oleh otoritas imigrasi Malaysia dan akhirnya dideportasi setibanya di negara tersebut.

Peningkatan pengawasan ini diharapkan dapat mencegah penggunaan dokumen perjalanan yang tidak sah sekaligus mengurangi potensi masalah imigrasi bagi penumpang setibanya di Malaysia.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT INKA Tawarkan Kontrak Perawatan Kereta ke Bangladesh
Lindungi Kesejahteraan Anak, Malaysia Segera Perketat Aturan Pernikahan Dini
Polres Tanjungbalai Kejar Penyelundup 1 Kg Sabu Asal Malaysia
Lembaga Riset Malaysia Unggulkan Pasangan Jokowi-Ma ruf
Dilarang di Malaysia, Film yang Terinspirasi Artis Dihukum Gantung Tayang di Indonesia
Deepavali, Malaysia Gelar Festival Cahaya 2 Pekan
komentar
beritaTerbaru