Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 29 Agustus 2026

Hari Ini Ronald Tuaradja Panjaitan Dinobatkan Jadi Raja Sijorat X

- Rabu, 02 November 2016 21:51 WIB
1.611 view
Hari Ini Ronald Tuaradja Panjaitan Dinobatkan Jadi Raja Sijorat X
Tobasa (SIB) -Hari ini, Rabu (2/11)  Ronald  Tuaradja Panjaitan SH putra  sulung DR Raja Saidi Todo Tua Panjaitan  yang merupakan Raja Sijorat IX dinobatkan menjadi Raja Sijorat ke-X di depan rumah Parsaktian Raja Sijorat Paraliman Panjaitan, di Lumban Tor Desa Natolu Tali Kecamatan Silaen Kabupaten Toba Samosir. Penobatan Raja Sijorat X ini, akan dihadiri keturunan Raja Sijorat Paraliman Panjaitan, yang tersebar di seluruh Indonesia.

Guna mendukung pelaksanaan penobatan ini, dibentuk Panitia Pelaksanaan dengan Ketua Umum St Pandapotan Panjaitan, Sekretaris Umum St Gerellus E Panjaitan, Wakil Ketua Umum Abdul Panjaitan sekaligus koordinator seksi  sejarah dan St Raja Hasoge Timbul Panjaitan Wasekum.

Penobatan Raja Sijorat X ini tidak terlepas dari peran panitia pelaksana Bonapasogit yang diketuai St Mallatang Panjaitan dan St Hotlan Panjaitan sebagai sekretaris, serta dukungan Ungkap Panjaitan sebagai penyandang dana yang merupakan perantau asal Papua.

Ketua Umum St Pandapotan Panjaitan melalui Wakil Ketua Umum Panitia Pelaksana Penobatan, Abdul Panjaitan kepada SIB,  Selasa (1/11)  menerangkan, penobatan Raja Sijorat X, didahului ziarah ke Tugu Raja Panjaitan di Onan Raja Balige. Selanjutnya menuju Tugu Raja Sijorat Paraliman I- IX  di   Lumban Tor Desa  Natolu Tali Kecamatan Silaen, untuk ziarah dan doa bersama. Kemudian menuju tempat penobatan Raja Sijorat X di Jabu Parsaktian Raja Sijorat.

Raja Sijorat IX, alm DR Raja Saidi Todo Tua Panjaitan  mempunyai 2 anak yakni Ronald Tua Radja  Panjaitan dan Wilfret Sohalompoan Panjaitan. Saat ini permaisuri Raja Sijorat IX masih hidup. Sesuai tradisi lama, untuk penobatan  Raja Sijorat selanjutnya, raja serta permaisurinya sebelumnya harus sudah mangkat. Namun, permaisuri Raja Sijorat IX,  Thelma Mutiara Boru Manullang yang  sudah berusia mendekati 90 tahun, memohon kepada pomparan Raja Sijorat Paraliman Panjaitan agar anaknya Ronal Tua Raja Panjaitan dinobatkan menjadi pemangku Raja Sijorat X sehingga dia dapat menyaksikan sendiri.

Permohonan ini dapat terlaksana, maka diadakan sulang-sulang hariapan harajaon kepada Permaisuri Raja yang masih hidup, sehari sebelum dilaksanakannya penobatan Raja Sijorat X.  Sehingga dengan dilaksanakan sulang-sulang hariapan harajaon ini,  maka secara otomatis dengan segala hormat berhentilah kerajaannya.  Dan penobatan Raja yang baru yaitu Raja Sijorat X kepada Ronald  Tua Raja Panjaitan dengan permaisurinya Sondang Aemilia boru Sirait  putri Prof Midian Sirait dari Porsea.

Apabila diperhitungkan dari kelahiran Raja Sijorat Paraliman Panjaitan (Raja Sijorat I) 15-5- 1515 sampai dengan penobatan Raja Sijorat R Tua Raja Panjaitan (Raja Sijorat X) pada 2-11-2016, Kerajaan Raja Sijorat sudah berlangsung 501 tahun 5 bulan 17 hari.

Sesuai sejarahnya, sebut Abdul Panjaitan yang juga seksi sejarah panitia penobatan, kerajaan Batak di Toba Habinsaran dipimpin Dinasti Raja Sijorat Paraliman Panjaitan tahun 1511 pada abad ke-16 bersamaan dengan Dinasti Sisingamangaraja I yang berpusat di Bakkara Toba Hasundutan. Kerajaan Raja Sijorat Paraliman Panjaitan berpusat di Lumban Tor Toba Habinsaran, dengan balai kerajaannya "Hariara Parulasan" di Huta Namora Kecamatan Silaen Kabupaten Toba Samosir, sedangkan  Partungkoannya di Onan Raja Sitorang.

Paraliman Panjaitan yang menjadi Raja Sijorat I  dan  Manghuttal Sinambela yang menjadi Raja Sisingamangaraja I, secara bersama-sama memperoleh pengukuhan kerajaan (harajaon) dari Martua Raja Rum (Raja Uti) Pasaribu yang sakti di Barus. Raja Sijorat Paraliman Panjaitan menjadi pemimpin pemerintahan, pemimpin adat-istiadat dan pemimpin agama di daerah Habinsaran. Untuk menjalankan tugas kepemimpinannya dalam pemerintahan, Raja Sijorat membentuk sistem pemerintahan yang disebut Raja Maropat (Raja Bius) yakni Bius Sitorang, Bius Parsambilan, Bius Marsundung Sigumpar dan Bius Siantar Narumonda. (F01/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru