Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 01 September 2026

Hujan Lebat, Jembatan Ambruk ke Dasar Sungai di Sei Lepan Langkat

- Jumat, 03 Februari 2017 22:16 WIB
644 view
Hujan Lebat, Jembatan Ambruk ke Dasar Sungai di Sei Lepan Langkat
SIB/Lesman Simamora
Perbaiki : Warga terpaksa bergotong royong memperbaiki jembatan yang ambruk secara manual, Selasa (2/2).
Sei Lepan (SIB)- Hujan lebat yang mengguyur wilayah Pangkalan Brandan mengakibatkan satu buah jembatan beton ambruk hingga ke dasar anak sungai di Lingkungan VII Pasar Pompa Air, Kelurahan Sei Bilah Barat, Kecamatan Sei Lepan, Langkat, Rabu (1/2) malam sekira pukul 21.00 WIB.

Ambruknya jembatan mengakibatkan akses jalan di Dusun VII Pasar Pompa terputus. Saat ini, warga khususnya anak-anak sekolah terpaksa melewati jalan alternatif dengan jarak tempuh relatif jauh menuju "kota minyak" Pangkalan Brandan.

Afifuddin Lubis, salah seorang warga dusun mengatakan, jembatan yang ambruk merupakan akses jalan menuju Desa Teluk Meku Kecamatan Babalan, yang setiap harinya ramai dilintasi masyarakat.

Jembatan itu ambruk terjadi pada Rabu malam, dan ketika itu curah hujan turun cukup lebat. Beruntung saat itu tidak ada warga yang sedang melintas di atas jembatan, sehingga dalam kejadian itu  tidak ada korban jiwa, ucapnya

Menurut warga di sekitar lokasi,  jembatan tersebut dibangun lebih kurang 10 tahun lalu, dengan lebar 4,5 meter dan panjang 21 meter, dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Langkat.

"Selain ketebalan coran beton dan besi pengikat diduga tidak sesuai bestek ditambah lagi tidak adanya tiang penyangga ditengah ditengarai salah satu faktor penyebab ambruknya jembatan, dan bukan karena termakan usia," terang warga.

Beberapa tahun usai jembatan dibangun, warga mencurigai kalau jembatan akan ambruk sebelum waktunya. Pasalnya, kata mereka, di beberapa titik jembatan telah mengalami keretakan di bagian bawah, dan besi pengikatnya sudah kropos.

Sebelumnya jembatan ini dibangun melengkung ke atas, namun belakangan ini kondisi permukaan jembatan turun ke bawah, dan saat dilewati kendaraan roda empat terasa goyang, hingga akhirnya jembatan roboh," sambung mereka.

Untuk membuka akses jalan kembali, warga berupaya bergotongroyong guna memperbaiki jembatan dengan apa adanya, yang penting bisa dilalui sambil menunggu adanya perbaikan secara permanen dari pemerintah, ujar warga.

Secara terpisah dikonfirmasi SIB, Camat Sei Lepan Faisal Rizal Matondang MAP mengatakan, pihaknya telah melaporkan jembatan yang ambruk kepada  Bupati Langkat, diharapkan renovasi jembatan bisa segera dilakukan. (B05/f)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru