Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 17 Agustus 2026

Pemkab Nunggak Listrik 3 Bulan Rp 1,5 Miliar, Lampu Jalan di Pusat Kota Balige Dipadamkan

- Sabtu, 25 Maret 2017 20:05 WIB
572 view
Pemkab Nunggak Listrik 3 Bulan Rp 1,5 Miliar, Lampu Jalan di Pusat Kota Balige Dipadamkan
SIB/Eduwart MT Sinaga
PADAM: Salah satu panel titik LPJU di Pusat kota Balige yang dipadamkan sementara oleh PLN, karena adanya tunggakan LPJU selama 3 bulan yang belum dibayarkan Pemkab Tobasa.
Tobasa (SIB)- Sudah beberapa malam terakhir ini, lampu penerangan jalan umum (LPJU) di pusat Kota Balige, Kabupaten Toba Samosir, padam karena diputus PT PLN Persero Rayon Balige. Hal itu terpaksa dilakukan karena Pemkab Kabupaten Toba Samosir belum membayar tagihan yang totalnya mencapai Rp 1,5 miliar.

Manajer Rayon PT PLN Persero Balige Lasma R Simanjuntak, Kamis (23/3), mengatakan, pihaknya terpaksa melakukan pemutusan karena belum ada pembayaran setelah sebelumnya sudah beberapa kali menyurati Pemkab terkait tunggakan yang belum juga dibayarkan.

"Memang tindakan pemadaman sementara akhirnya kita lakukan berdasarkan SOP, karena sampai saat ini belum ada pembayaran tagihan pemakaian LPJU setelah sebelumnya kita berkoordinasi dengan Pemkab," terang Lasma.

Menurutnya, pemutusan yang dilakukan PLN untuk saat ini sekitar 7 panel titik di inti pusat ibukota kabupaten yang telah berusia 18 tahun ini. Dikatannya, pemutusan akan dilanjutkan ke seluruh wilayah Kabupaten Tobasa selama pembayaran belum dilakukan.

Menanggapi kondisi itu, Peris Hutagaol, salah seorang pengusaha di Toba Samosir, dan Sabar Silalahi mantan anggota DPRD Tobasa, sangat menyayangkan pemutusan yang dilakukan PLN tersebut.

"Saya sangat terkejut dengan pemutusan LPJU oleh pihak PLN. Masyarakat sangat dirugikan, apalagi saat ini pemerintah sedang galak-galaknya mengembangkan pariwisata dan Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata. Bagaimana ini dan bagaimana kita bisa disebut sebagai salah satu destinasi wisata kalau ternyata kota kita gelap?" katanya.

Sabar Silalahi menyebutkan, masyarakat dibebankan 10 persen dari pembayaran rekening listrik untuk lampu jalan.

"Uang itu kemana? Yang jelas uang itu masuk ke kas PLN. Sementara kok ada lagi dibebankan ke Pemkab Rp500 juta per bulan untuk biaya LPJU. Dasar perhitungannya dari mana. PLN dan Pemkab harus menjelaskan ke masyarakat," sebut Sabar.

Pantuan SIB pada Senin malam (20/3), lampu jalan di daerah Sibulele Balige, sudah padam. Biasanya lampu jalan yang berada di "pintu masuk" pusat Kota Balige ini terang benderang, kini gelap gulita. Sementara lampu yang berada di Balerong Balige terlihat padam sejak, Rabu (22/3). (F01/h)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru