Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 20 Mei 2026

Terkesan Kumuh, Bupati Taput Pimpin Penertiban Pasar Siborongborong

- Selasa, 07 Agustus 2018 20:38 WIB
601 view
Terkesan Kumuh, Bupati Taput Pimpin Penertiban Pasar Siborongborong
SIB/Dok
PIMPIN: Bupati Taput Nikson Nababan didampingi sejumlah staf saat memimpin penertiban Pasar Siborongborong, Senin (6/7), untuk mengatasi kemacetan dan kekumuhan yang ditimbulkan pasar tersebut.
Siborongborong (SIB)  -Pasar Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara selama ini semrawut dan kumuh serta mengakibatkan kemacetan di sejumlah ruas jalan,  terutama di Jalan Sisingamangaraja Siborongborong yang merupakan jalan lintas Sumatera (Jalinsum). 

Kondisi ini secara khusus terjadi setiap hari Senin dan Selasa, yang merupakan hari pekan dan turunnya para petani membawa hasil pertanian untuk dijual kepada para agen. 

Hadirnya Bandara Silangit sebagai bandara internasional yang berjarak hanya beberapa kilometer dari Pasar Siborongborong, semakin menguatkan tekad Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Taput untuk menertibkan Pasar Siborongborong agar lebih tertata dengan baik. 

Bupati Tapanuli Utara   Nikson Nababan, Senin (6/7), turun memimpin penertiban didampingi sejumlah stafnya antara  lain Asisten II Osmar Silalahi, Kadis Perindag Sondang EY Pasaribu,  Kasat Pol PP Rudy Sitorus,  Camat Siborongborong Siasep Manalu.

Titik-titik penertiban adalah seputaran Jalan Dame,  Jalan Horas dan Jalan Merdeka, dilanjutkan  pertemuan dengan para pedagang di rumah tokoh masyarakat Siborongborong,  Alamsyah Sihombing.

Mewakili suara pedagang,  Alamsyah Sihombing mengemukakan semua pedagang tidak keberatan dengan penertiban tersebut.  "Apabila ada suara-suara sumbang, dengan tegas kami sampaikan suara itu munculnya dari orang orang yang tidak berkepentingan dan tidak bertanggung jawab," ujarnya. 

Sementara Tigor Lumbantoruan, pengusaha di Siborongborang sekaligus  anggota DPRD Sumatera Utara menyampaikan kemacetan di Siborongborong sudah menjadi sangat kompleks dan harus segera diatasi. 

Ia mendukung Pemkab Taput yang melaksanakan penertiban pasar Siborongborong sebagai pemicu utama terjadinya kemacetan. 

Nikson Nababan menjelaskan pentingnya penertiban Pasar Siborongborong, karena pasar tersebut sudah menjadi perhatian nasional.  

Hal ini terjadi sebagai dampak positif program pemerintah pusat menjadikan Danau Toba destinasi wisata nasional dan internasional dengan predikat Monaco Of Asia, disusul keberadaan Bandara Silangit sebagai bandara internasional.

Menurutnya, kelancaran arus lalu lintas ke Bandara Silangit harus terjamin dengan mengatasi faktor penghambat yakni kemacetan yang ditimbulkan Pasar Siborongborong. 

"Kondisi kemacetan  dan kekumuhan pasar ini harus kita selesaikan.  Sudah menjadi tugas kita bersama menuntaskannya. Bukan saja oleh pemerintah, tapi bersama-sama dengan masyarakat, " ucapnya.

Ia meminta dukungan masyarakat agar jangan sampai penumpang pesawat yang mau berangkat ke Bandara Silangit, terlambat akibat kemacetan dan para turis yang mau berkunjung merasa tidak nyaman akibat kesemrautan  Siborongborong.

"Mari kita utamakan kepentingan bersama,  kepentingan masyarakat Tapanuli Utara.  Kita buat solusi bersama,  jangan hanya melihat dari sisi diri kita, " ujarnya. (BR7/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru