Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 11 Juni 2026

Dinas PPPA Labuhanbatu Gelar Pelatihan Sistem Pelaporan Kasus KTP, KTA dan TPPO

Efran Simanjuntak - Kamis, 06 Juni 2024 08:00 WIB
319 view
Dinas PPPA Labuhanbatu Gelar Pelatihan Sistem Pelaporan Kasus KTP, KTA dan TPPO
Foto: Dok/Diskominfo
PELATIHAN: Kepala Dinas PPPA Labuhanbatu, Hj Tuti Noprida Ritonga foto bersama narasumber dan peserta pelatihan KTP, KTA, TPPO dan ABH, Rabu (5/6/2024), di Hotel Platinum Rantauprapat.
Rantauprapat (harianSIB.com)
Dinas PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Kabupaten Labuhanbatu menggelar pelatihan sistem pencatatan dan pelaporan kasus kekerasan terhadap perempuan (KTP), kekerasan terhadap anak (KTA), tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan anak berhadapan dengan hukum (ABH).

Pelatihan ini diikuti peserta dari Serikat Perempuan Indonesia, Lembaga Perlindungan Anak (LPA), LPPA, Aisyiyah, UPTD PPA, PATBM, Puskesmas Janji, Puskesmas Sigambal dan RSUD Rantauprapat.

"Kita tidak boleh menutup mata terhadap realitas kekerasan terhadap perempuan dan anak, eksploitasi, diskriminasi dan perampasan hak-hak perdata perempuan dan anak," kata Kepala Dinas PPPA Labuhanbatu, Hj Tuti Noprida Ritonga, saat membuka pelatihan, Rabu (5/6/2024), di Hotel Platinum Rantauprapat.

Menurutnya, negara melalui pemerintah bertanggung jawab untuk menghormati, melindungi, membela dan menjamin hak asasi manusia termasuk kepada perempuan dan anak tanpa diskriminasi.

Dijelaskan Tuti, pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, telah mengembangkan sistem aplikasi pencatatan dan pelaporan kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui aplikasi Simfoni PPA (Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak).

"Aplikasi Simfoni PPA ini dapat diakses oleh semua unit layanan penanganan korban kekerasan perempuan dan anak di tingkat nasional, provinsi, kabupaten atau kota secara up to date, rill time dan akurat untuk menuju satu data kekerasan nasional," jelasnya.

Untuk itu, kata Tuti, demi menunjang pengetahuan dan keterampilan petugas atau admin Simfoni PPA, Dinas PPPA Labuhanbatu mengadakan pelatihan sistem pencatatan dan pelaporan kasus KTP, KTA, TPPO dan ABH melalui aplikasi Simfoni PPA.

Dia berharap masing-masing instansi menunjuk petugas/admin Simfoni PPA yang memiliki loyalitas, integritas serta komitmen tinggi dalam memberikan layanan terhadap perlindungan perempuan dan anak.

Ia juga meminta tetap bekerja sama menjadi mitra dalam aktivitas sehari-hari dalam berkaitan dengan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Saya yakin dengan semangat bersama dan tekad yang kuat, kita dapat menjadikan Labuhanbatu sebagai daerah yang bebas dari kekerasan serta tindak pidana perdagangan orang. Mari kita bergerak maju bersama berbagi pengetahuan dan kerja keras untuk melindungi generasi mendatang dan membangun masa depan yang lebih baik," ujarnya.

Narasumber Plt Kadis Komunikasi dan Informatika Labuhanbatu, Awaludin Hasibuan, Supriadi dari Lembaga Jaringan Perlindungan Anak Indonesia Provinsi Sumut dan Aiptu IG Hasibuan dari Polres Labuhanbatu. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru