Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 26 Mei 2026

Bupati Sergai Pimpin Apel Kesiapan Antisipasi Bencana Karhutla Tahun 2024

Rimpun H Sihombing - Kamis, 25 Juli 2024 14:40 WIB
341 view
Bupati Sergai Pimpin Apel Kesiapan Antisipasi Bencana Karhutla Tahun 2024
Foto Dok/Diskominfo
Bupati Sergai, Darma Wijaya selaku pembina apel, memeriksa barisan peserta apel kesiapan antisipasi bencana Karhutla, Kamis (25/7/2024).
Sergai (harianSIB.com)
Bupati Serdangbedagai (Sergai), Darma Wijaya bertindak selaku Pembina Apel Kesiapan Antisipasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2024 di Lapangan Apel Polres Sergai, Seirampah, Kamis (25/7/2024).

Dalam sambutannya, Darma Wijaya menyampaikan tujuan pelaksanaan apel ini adalah untuk pengecekan kesiapan dalam rangka antisipasi penanggulangan bencana alam Karhutla tahun 2024 di Kabupatem Sergai. Hal ini juga merupakan bentuk sinergitas antara Polri bersama TNI dan stakeholder melalui kegiatan bersama sebagai bagian dari program prioritas Kapolri.

Lebih lanjut disampaikan bupati bahwa sebagai negara dengan hutan tropis terbesar ke-3 di dunia setelah Brazil dan Republik Demokratik Kongo, Indonesia memiliki hutan tropis seluas 125 juta hektare, pada Pulau Sumatera, Kalimantan, dan Papua dengan menyimpan karbon (rentan terbakar) yang sangat besar.

Bupati Sergai, Darma Wijaya bersama Kapolres AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu dan Kajari Rufina Ginting mencek kendaraan Damkar dan kendaraan lainnya pada apel kesiapan antisipasi bencana Karhutla, Kamis (25/7/2024)

"Untuk Provinsi Sumut dengan 33 kabupaten/kota termasuk Sergai, sejak tahun 2015 Karhutla menjadi perhatian khusus dari Presiden RI Joko Widodo, yang selalu memberikan arahan khusus dalam penanganan Karhutla," ujarnya.

Ia menginformasikan bahwa berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatoli dan Geofisika (BMKG), saat ini Indonesia, khususnya wilayah Sumut sedang mengalami musim kemarau yang puncaknya di prediksi terjadi pada pertengahan hingga akhir Juli 2024.

Hingga saat ini, lanjutnya, pemerintah daerah bersama TNI, Polri dan BMKG telah mengambil langkah-langkah strategis dalam hal Karhutla antara lain; melakukan patroli secara rutin ke perusahaan/korporasi untuk
mengecek sarana prasarana untuk penanggulangan Karhutla seperti embung, kanal air, selang air dan pompa gendong.

Kemudian, melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan kepala desa dalam mencegah Karhutla, dengan cara meningkatkan patroli di wilayah yang rentan dan rawan akan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.


Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru