Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 26 April 2026

Hinca Panjaitan Harap Gen-Z Didekatkan pada Industri Kreatif Berbasis Warisan Leluhur

Oki Lenore - Kamis, 16 Oktober 2025 13:07 WIB
757 view
Hinca Panjaitan Harap Gen-Z Didekatkan pada Industri Kreatif Berbasis Warisan Leluhur
(Foto IG)
Warisan Leluhur: Dr Hinca IP Panjaitan XIII SH MH ACCS bersama Gen-Z pegiat pelestari warisan leluhur.

Samosir(harianSIB.com)

Dr Hinca IP Panjaitan XIII SH MH ACCS meletakkan dasar agar milenial khususnya Generasi (Gen)-Z memiliki pemahaman yang kuar pada warisan leluhur bangsa agar warisan budaya tetap terjaga dari generasi ke generasi.

"Bangso Batak, misalnya, punya warisan leluhur yang agung dan sangat kaya seperti Dalihan Na Tolu sebagai sumber kehidupan. Gen-Z harus tahu bahwa itu adalah harta yang sangat berharga," ujar Pembina Komunitas Rumahela dalam perjalanan ke Samosir untuk Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) World Series 2025, Rabu (15/10/2025).

Anggota Komisi III DPR RI dari Partai Demokrat itu mengapresiasi komunitas pencinta inkulturatif yang terus berbuat tanpa lelah dengan ragam agenda positif.

Ia menunjuk Festival Wisata Edukasi Leluhur Batak Rumahela 2025 Pada Juli. Festival bertema "Hokkop Ma Tanom, Paangur Bona Ni Pinasam" itu telah memberi pemahaman indah pada Gen-Z mengenai warisan leluhur bangsanya.

Baca Juga:
"Di kegiatan itu ada acara ritual sebagai bagian menghormati Sang Pencipta dengan menanam pohon, Horja Bolon, Torsa-torsa dan nilai-nilai budaya lainnya wajib diteruskan kepada generasi muda sehingga kekayaan warisan budaya tetap terjaga dan lestari," sebutnya sambil mengisyaratkan acara tersebut menjadikan iven itu sebagai calendar of events industri kepariwisataan.

Festival tersebut, lanjut Hinca Panjaitan, adalah hal kecil namun telah menumbuhkan kesadaran yang semakin besar.

Alasannya, sejumput kesadaran untuk hidup berdampingan dengan modernisasi, harus membuat semakin kuat hidup dengan akar budaya. "Ingat, warisan leluhur bukanuntuk dihabiskan tapi terus dilestarikan," ujarnya.

Ia bahagia dengan UTMB World Series 2025 di Pulau Samosir, Danau Toba, Indonesia, Jumat - Minggu (17–19/10) yang melibatkan dua ribuan pelari global.

Ajang Trail of the Kings (Lake Toba) by UTMB yang menjadi seri perdana di Indonesia adalah momen menunjukkan keistimewaan warisan leluhur Bangso Batak pada dunia.

"Ada juga kegiatan yang dinamai 'Manjou Mulak Mata Mual' yaitu 'memanggil' kembali mata air dengan menanam 900 bibit aren, 50 bibit kemenyan dan 50 bibit beringin di Situs Mata Mual Aek Tala-tala, kawasan sakral di kaki Gunung Pusuk Buhit yang dilakukan oleh pegiat budaya dan 'penjaga' budaya. Itu maksudnya agar mata air Pusuk Buhit tidak mengering.

Muaranya situs-situs peninggalan leluhur Batak, khususnya di kawasan Danau Toba terjaga," ujarnya sambil mengatakan nantinya Bangso Batak yang ada di rantau jika datang ke Bona Pagit misalnya untuk berziarah dan berdoa merasakan kesejukan di kampung halaman.

"Langkah itu seterusnya berdampak hingga, misalnya, tak ada lagi praktik penebangan liar. Soal yang sedang 'hot' dengan aksi menolak industrialisasi, nanti saya bahas secara proporsional tanpa tendesi apapun. Membahasnya harus dengan pikiran jernih," tutupnya. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bamsoet Lantik Sekjen PD Hinca Panjaitan Jadi Anggota DPR
Komunitas Bangso Juara Apresiasi Kelas Politik yang Digelar di Rumah Politik Hinca Panjaitan
Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan Road Show ke Pematangsiantar
Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan dan JR Saragih Kerahkan Tenaga Menangkan Paslon Hulman Sitorus-Hefriansyah
Hinca Panjaitan: FIFA dan AFC Sudah Tahu Kongres PSSI di Makassar
Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan Kerahkan Kader Semangati Masyarakat ke TPS
komentar
beritaTerbaru