Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 18 Juni 2026

Ironi di Tinjoan Palas: SUTET PLN Melintas, Tapi 40 KK Masih Hidup Tanpa Listrik

Robert Nainggolan - Minggu, 19 Oktober 2025 13:31 WIB
1.689 view
Ironi di Tinjoan Palas: SUTET PLN Melintas, Tapi 40 KK Masih Hidup Tanpa Listrik
Foto : Robert Nainggolan
Puluhan anak di Tinjoan, Desa Paranjulu, menunggu Sekolah Minggu di depan tempat ibadah, meski desa belum tersambung listrik PLN. Minggu (19/10)2025)

"Kalau malam, wilayah ini gelap total. Anak-anak kami sulit belajar, sementara bila tak ada uang untuk beli bensin genset, kami hanya bisa pasang lampu minyak. Kami bukan menuntut lebih, hanya berharap listrik PLN juga sampai ke sini," ujarnya.

Ahmad Husein Hasibuan, guru yang juga warga di permukiman tersebut, mengungkapkan dampak nyata keterbatasan listrik terhadap pendidikan anak-anak.

"Siswa-siswa sulit belajar di malam hari karena gelap, dan kegiatan administrasi sekolah juga terbatas. Kami berharap PLN segera menghadirkan listrik agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan wilayah kami tidak lagi tertinggal," ujarnya.

Menurut Selamat Sinaga, salah satu warga setempat, ada beberapa kendala utama mengapa listrik PLN belum masuk. Jalan akses ke permukiman Tinjoan diketahui dimiliki secara pribadi oleh Kades Paranjulu, sehingga sempat diportal dan membuat warga kesulitan mengakses PLN.

Baca Juga:

"Kami berharap setelah jalan tidak diportal, pengajuan listrik tidak terkendala, namun Kades tidak setuju karena jalan itu milik keluarganya. Kami sempat mengajukan langsung ke Kantor PLN Sibuhuan, sempat beberapa kali survei, dan terakhir beberapa bulan kemarin diminta mengumpulkan KK dan KTP, tapi hingga kini jalan tetap di tempat," ujarnya.

Selain itu, warga Tinjoan memiliki tumpang-tindih administrasi kepemilikan tanah, dengan tanah warga yang ada ditandatangani oleh empat kepala desa berbeda, termasuk Kades Paranjulu, Kades Sidokan, dan Kades Pintupadang. Hal ini juga membuat legalisasi permukiman menjadi rumit dan menjadi salah satu faktor PLN belum bisa membangun jaringan listrik secara resmi.

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hujan Deras Guyur Tapteng, Tiang Listrik Roboh
Tiang Listrik PLN di Simalungun Jadi Penyangga Kabel Internet, Warga Keluhkan Tampilan Kumuh
PLN UIP Sumbagut dan YBM Salurkan Santunan Anak Yatim di Hamparan Perak
Sejumlah Warung di Simpang Mekatani Marindal Ludes Terbakar
PLTU Labuhan Angin Komit Tingkatkan Kinerja Berkelanjutan
PLN UIP SBU Raih Silver Trophy di Ajang Anugerah ISSF 2025
komentar
beritaTerbaru