Kajari Sergai Diperiksa Jamintel, Diduga Terkait Aduan Penyalahgunaan Wewenang
Jakarta(harianSIB.com)Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Serdang Bedagai (Sergai), Amriyata, saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh Jaksa A
Sibuhuan(harianSIB.com)
Sudah 79 tahun Indonesia merdeka, namun permukiman Tinjoan, Desa Paranjulu, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara, masih belum tersentuh listrik PLN.
Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) hidup dalam gelap setiap malam, bergantung pada genset yang hanya menyala lima jam per hari, membuat biaya hidup warga semakin berat di wilayah yang hanya berjarak lima kilometer dari jaringan listrik terdekat.
Meski jaringan listrik SUTET 150 kV Gunungtua-Sibuhuan melintas di atas permukiman tersebut, warga Tinjoan belum menikmati aliran listrik PLN.
Baca Juga:
"Sudah ada survei dari PLN, tapi sampai sekarang belum dipasang jaringan ke rumah warga," kata seorang tokoh masyarakat setempat, Minggu (19/10/2025). Kondisi ini dirasakan langsung oleh warga.
Mega Murni Siregar, warga Tinjoan, mengaku kehidupan tanpa listrik membuat aktivitas warga terhambat setiap malam.
"Kalau malam, wilayah ini gelap total. Anak-anak kami sulit belajar, sementara bila tak ada uang untuk beli bensin genset, kami hanya bisa pasang lampu minyak. Kami bukan menuntut lebih, hanya berharap listrik PLN juga sampai ke sini," ujarnya.
Ahmad Husein Hasibuan, guru yang juga warga di permukiman tersebut, mengungkapkan dampak nyata keterbatasan listrik terhadap pendidikan anak-anak.
"Siswa-siswa sulit belajar di malam hari karena gelap, dan kegiatan administrasi sekolah juga terbatas. Kami berharap PLN segera menghadirkan listrik agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan wilayah kami tidak lagi tertinggal," ujarnya.
Menurut Selamat Sinaga, salah satu warga setempat, ada beberapa kendala utama mengapa listrik PLN belum masuk. Jalan akses ke permukiman Tinjoan diketahui dimiliki secara pribadi oleh Kades Paranjulu, sehingga sempat diportal dan membuat warga kesulitan mengakses PLN.
Baca Juga:
"Kami berharap setelah jalan tidak diportal, pengajuan listrik tidak terkendala, namun Kades tidak setuju karena jalan itu milik keluarganya. Kami sempat mengajukan langsung ke Kantor PLN Sibuhuan, sempat beberapa kali survei, dan terakhir beberapa bulan kemarin diminta mengumpulkan KK dan KTP, tapi hingga kini jalan tetap di tempat," ujarnya.
Selain itu, warga Tinjoan memiliki tumpang-tindih administrasi kepemilikan tanah, dengan tanah warga yang ada ditandatangani oleh empat kepala desa berbeda, termasuk Kades Paranjulu, Kades Sidokan, dan Kades Pintupadang. Hal ini juga membuat legalisasi permukiman menjadi rumit dan menjadi salah satu faktor PLN belum bisa membangun jaringan listrik secara resmi.
Hingga saat ini, pihak pemerintah Desa Paranjulu belum memberikan tanggapan resmi terkait realisasi listrik di permukiman Tinjoan.
Upaya konfirmasi ke PLN ULP Sibuhuan melalui pesan WhatsApp telah dilakukan, namun pihak PLN belum memberikan jawaban resmi. Menurut data internal, lokasi tersebut sudah disurvei dan masuk dalam perencanaan program listrik desa, namun pelaksanaannya masih berjalan secara bertahap.
Kasus permukiman Tinjoan menjadi gambaran nyata tantangan pemerataan listrik di Indonesia, terutama di wilayah 3T (tertinggal, terluar, dan terdepan).
Meskipun pemerintah dan PLN gencar menjalankan program Listrik Masuk Desa, kenyataan di lapangan menunjukkan masih ada warga yang hidup dalam keterbatasan penerangan.
Baca Juga:
Peningkatan akses listrik di desa-desa terpencil seperti Tinjoan dianggap penting tidak hanya untuk mendukung pendidikan dan kesehatan, tetapi juga memperkuat ketahanan energi berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.(**)
Jakarta(harianSIB.com)Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Serdang Bedagai (Sergai), Amriyata, saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh Jaksa A
Medan(harianSIB.com)Beberapa orang menamakan kelompoknya dari Gabungan Eksekutor Aktivis Muda Kordinator Sumut aksi demo dan depan kantor Ke
Medan(harianSIB.com)Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Ka
Tapteng(harianSIB.com)Masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Pemuda Tapanuli Tengah mend
Medan(harianSIB.com)Puluhan mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Rabu
Medan(harianSIB.com)Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Kota Medan menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Gedung DPRD
Aekkanopan(harianSIB.com)Setelah menjalani penerbangan jarak jauh (longhaul flight) dari Arab Saudi, 118 jemaah haji dari Kabupaten Labuhan
Jakarta(harianSIB.com)Simpatisan PT Indobuildco akan menginap di Hotel Sultan pada Rabu (17/6/2026) malam ini untuk menghadapi eksekusi laha
Batubara(harianSIB.com)Komitmen Polres Batubara dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus menunjukkan hasil yang positif.Polre
Sergai(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdangbedagai (Sergai) menargetkan pembangunan pasar hewan yang representatif dan terint
Medan(harianSIB.com)Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menjajaki kerja sama pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) dengan
Karo(harianSIB.com)Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke80, Bhayangkari Daerah Sumatera Utara melaksanakan bakti sosial di SD Negeri 0