Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Februari 2026

Banjir Rendam 7 Desa di Tanjungberingin, 6.585 KK Terdampak

Muhammad Arif Hidayatullah - Senin, 01 Desember 2025 15:47 WIB
336 view
Banjir Rendam 7 Desa di Tanjungberingin, 6.585 KK Terdampak
(Foto: Dok/Warga)
Mushola Ubudiyah di Dusun 5 Jalan Mesjid, Desa Pekan Tanjungberingin terendam air sehingga tidak dapat difungsikan, Senin (1/12/2025).

Sergai(harianSIB.com)

Ribuan rumah warga di Kecamatan Tanjungberingin, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), kembali terendam banjir akibat tingginya curah hujan dan air kiriman dari hulu Sungai Bedagai, Senin (1/12/2025). Ketinggian air di sejumlah titik mencapai 60 hingga 120 sentimeter, membuat aktivitas warga terganggu dan sebagian akses jalan terputus.

Sedikitnya 7 dari 8 desa di Tanjungberingin terdampak banjir. Kondisi terparah terjadi di Desa Pekan Tanjungberingin, terutama di Dusun 1 hingga 8 dengan ketinggian air mencapai 75-120 cm.

Warga Dusun 5 Desa Pekan Tanjungberingin, Baharuddin Ingah (69), menyebut banjir kali ini menjadi yang terbesar dalam lima tahun terakhir. Ia mengatakan wilayah tersebut sudah empat kali dilanda banjir sejak 2021, termasuk banjir besar pada 2022 dan terulang kembali pada Oktober dan Desember 2025.

"Dulu banjir besar terjadi sekitar 20 tahun sekali. Tapi sekarang sudah dua kali tahun ini," ujarnya.

Baca Juga:
Selain rumah warga, banjir juga merendam fasilitas ibadah. Mushola Ubudiyah di Dusun 6 ikut tergenang hingga tidak dapat difungsikan. Baharuddin menyebut, rencana renovasi mushola sempat dibatalkan akibat adanya penolakan.

"Sampai sekarang bangunan tidak bisa dipakai. Air pasang saja sudah masuk ke dalam," katanya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
5 Hari Pasca Banjir, SMKN 8 Medan Masih Beres-beres
18 Lokasi di Kecamatan Se Kota Sibolga Terdampak Banjir dan Longsor
PT Socfindo Aek Pamienke Salurkan Donasi untuk Korban Bencana Banjir dan Longsor Sumut dan Aceh
BBM Langka Pasca Banjir, DPRD Desak Bupati Deliserdang Ambil Tindakan
APBD Tebingtinggi 2026 Disahkan Rp620,91 M, DPRD Soroti Lemahnya Penanganan Banjir
Pasar Sepi Pasca Banjir dan Longsor, Harga Capai di Sibolga Tembus Rp200 Ribu /Kg
komentar
beritaTerbaru