Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 30 Agustus 2026

Desa Rusak dan Akses Terputus, Madina Minta Dukungan Pemulihan Pasca Bencana

Anwar Lubis - Jumat, 05 Desember 2025 06:00 WIB
568 view
Desa Rusak dan Akses Terputus, Madina Minta Dukungan Pemulihan Pasca Bencana
Foto Dok/Pemkab Madina
Suasana acara Pelindungan dan Pemulihan Pasca Bencana di Kampus STAIN Madina yang dihadiri Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, unsur Forkopimda, wakil bupati, dan anggota DPRD, Kamis (4/12/2024).

Madina(harianSIB.com)

Sebanyak 19 dari 23 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terdampak bencana dengan 19 desa mengalami kerusakan parah. Kondisi ini disampaikan Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, saat memaparkan situasi daerahnya kepada Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam acara Pelindungan dan Pemulihan Pasca Bencana di Kampus STAIN Madina, Kamis (4/12/2024).

"Skala bencana di Madina cukup besar dengan 19 dari 23 kecamatan terdampak dan 19 desa rusak parah," ujar Saipullah dalam kegiatan yang turut dihadiri unsur Forkopimda, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi, Wakil Bupati Padang Lawas Achmad Fauzan, serta anggota DPRD Madina.

Bupati menjelaskan sejumlah desa di wilayah Pantai Barat, seperti Batang Selatan dan Pulau Tamang, masih sulit dijangkau karena ombak tinggi. "Sebagian wilayah Pantai Barat belum dapat ditembus," katanya.

Baca Juga:
Kondisi geografis yang berat memperlambat proses evakuasi dan distribusi bantuan bagi warga yang tinggal di kawasan pesisir barat.

Saipullah juga memaparkan gambaran umum Kabupaten Madina yang memiliki luas sekitar 6.600 kilometer persegi dengan populasi sekitar 500.000 jiwa, tersebar di 377 desa dan 27 kelurahan. Perekonomian daerah bertumpu pada pertanian dan perkebunan. "Kami mempunyai basis pertanian dan perkebunan," ujarnya.

Dampak bencana turut dirasakan pelaku UMKM yang mengalami kerugian dan hambatan operasional. Saipullah berharap kehadiran kedua menteri membawa dukungan pemulihan ekonomi, khususnya bagi UMKM yang terdampak. "Kami berharap arahan, bimbingan, bahkan bantuan dari Kementerian UMKM untuk mendorong kesulitan yang kami alami," katanya.

Ia juga meminta perhatian pemerintah pusat agar Madina masuk dalam program strategis nasional, seperti ketahanan pangan, koperasi desa merah putih, hingga program makan bergizi gratis. "Dengan dukungan pemerintah pusat, kami yakin Madina bisa mempercepat pemulihan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkas Saipullah. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kejari Madina Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Dana PSR Rp1,9 M
Akses Terputus, Bupati dan Kapolres Madina Gunakan Sampan Antar Bantuan ke Korban Banjir
Dinas Ketapang TPH Sumut Lakukan Berbagai Langkah Tanggapi Banjir di Sejumlah Daerah
Demo di Depan Kejati Sumut Soroti Dinas PU Madina dan Soal Lahan Kebun di Paluta
Plt Kajari Madina Ajak Seluruh Jajaran Komitmen Memberikan Pelayanan Terbaik
‎Kejari Madina Geledah Kantor Camat Pakantan dan Rumah Saksi Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa
komentar
beritaTerbaru
‎Cuan Manis Bisnis Daster

‎Cuan Manis Bisnis Daster

Medan(harianSIB.com)Tren pakaian rumahan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin pintar memadu padankan pak