Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 12 Mei 2026

PT Socfindo Gelar Pelatihan Pembuatan Tempe di Aek Loba

Chairul Fahmi Matondang - Selasa, 12 Mei 2026 11:24 WIB
147 view
PT Socfindo Gelar Pelatihan Pembuatan Tempe di Aek Loba
Foto : Dok / Gunung Simamora
SAMBUTAN : Nyonya Principal Director PT Socfindo, Luluk Williams menyampaikan sambutan pada pelatihan pembuatan tempe yang digelar PT Socfindo di Hall Lapangan Tenis PT Socfindo Aek Loba, Jumat (8/5/2026).

Aek Loba(harianSIB.com)

PT Socfin Indonesia (Socfindo) menggelar pelatihan pembuatan tempe di Hall Lapangan Tenis PT Socfindo Aek Loba, Kabupaten Asahan yang dihadiri Nyonya Principal Director, Luluk Williams.

Mendampingi Luluk Williams saat itu, Ny Hartaty Tarigan, Ny Indun Mindiarna, dr Michael Tamalate, Ny Indah Setyowati, Group Manager III, H Irwan Saban, Pengurus PT Socfindo Aek Loba, Fakhry Zein, Askep dan karyawan Socfindo.

Selain dari perusahaan, pelatihan pembuatan tempe itu, juga dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto, Camat Aekkuasan Saiful Anwar, Camat Aekledong Ade Helmi, para kepala desa dan undangan lainnya.

Pengurus PT Socfindo Aek Loba, Fakhry Zein, melalui Askep Unit I, Nauli Gunung Simamora, membenarkan, PT Socfindo ada menggelar pelatihan pembuatan tempe di Hall Lapangan Tenis PT Socfindo Aek Loba.

Baca Juga:
" Peserta pelatihannya, bu-ibu PKK dari Desa Ledong Timur dan Desa Aekkorsik, Kecamatan Aekledong, Kabupaten Asahan dan kegiatan, Jumat (8/5/2026) kemarin, " kata Gunung, Selasa (12/5/2026).

Pelatihannya sendiri, kata Gunung lagi, diawali dengan pemaparan mengenai proses produksi tempe yang higienis dan berkualitas dan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan tempe oleh para peserta yang didampingi tim pelatihan yang dipersiapkan perusahaan.

Gunung menambahkan, saat pelatihan itu, Wakil Bupati Asahan mengapresiasi atas inisiatif PT Socfindo yang dinilai konsisten menghadirkan program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Wakil bupati menilai pelatihan tersebut tidak hanya meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK, tetapi juga membuka peluang usaha berbasis pangan lokal.

Ke depannya, Rianto berharap lebih banyak perusahaan-perusahaan di Asahan ikut berperan dalam pengembangan ekonomi masyarakat melalui program serupa.

Sementara itu, Luluk Williams menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi desa melalui pengolahan tempe sebagai produk bernilai gizi tinggi dan memiliki pasar yang luas.

Menurutnya, tempe merupakan salah satu bahan pangan yang banyak dibutuhkan masyarakat, termasuk dalam program pemenuhan gizi harian.

Luluk juga menyampaikan keinginan, agar masyarakat desa memiliki keterampilan sehingga bisa memproduksi sendiri dan menjadikannya peluang usaha sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.

Di akhir penyampaiannya, Luluk berharap, ilmu yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan di masing-masing desa sehingga mampu menciptakan usaha mandiri untuk masyarakat.(**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT Socfindo Matapao Dituding Jual Limbah Sawit Rp100 Ribu/Ton kepada Peternak
PT Socfindo Matapao Bantu Pembangunan Gereja HKBP Nauli
PT Socfindo Matapao Hibahkan Tanah untuk Pemakaman Umum Kristen
PT Socfindo Sosialisasikan Kerusakan Kelapa Sawit Akibat Ternak Lembu
Mayat Mr X Ditemukan di Parit PT Socfindo Tanah Raja Sergai
komentar
beritaTerbaru