Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 12 Mei 2026

PLN UIP SBU Terima Hasil Pengadaan Tanah PLTA Kumbih-3 di Subulussalam

Leo Bastari Bukit - Selasa, 12 Mei 2026 11:28 WIB
102 view
PLN UIP SBU Terima Hasil Pengadaan Tanah PLTA Kumbih-3 di Subulussalam
Foto Dok/PLN UIP SBU
HASIL: PT PLN (Persero) UIP SBU menerima hasil pengadaan tanah pembangunan PLTA Kumbih-3 berkapasitas 45 MW di Kota Subulussalam, Provinsi Aceh yang dilakukan di Ruang Rapat Lantai 2 PLN UIP SBU, Medan, Senin (4/5/2026).

Medan(harianSIB.com)

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) menerima hasil pengadaan tanah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kumbih-3 berkapasitas 45 Mega Watt (MW) di Kota Subulussalam, Provinsi Aceh yang dilakukan di Ruang Rapat Lantai 2 PLN UIP SBU, Medan.

Melalui keterangan tertulis yang diterima wartawan, Selasa (12/5/2026), penyerahan dilakukan oleh Kantor Pertanahan Kota Subulussalam kepada PLN UIP SBU berupa salinan peta bidang tanah, daftar nominatif, dan data administrasi tahap II. Lahan yang telah dibebaskan berada di Desa Jontor dan Desa Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, dengan luas mencapai 45 hektare.

Kegiatan tersebut dihadiri Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP SBU Alfredo Pakpahan, Manager Pertanahan, Aset dan Sertifikasi Erdiansyah Dharmika Putra, serta sejumlah pejabat PLN UIP SBU lainnya.

Dari pihak Kantor Pertanahan Kota Subulussalam hadir Kepala Kantor Pertanahan Suryalita A Ptnh, Plt Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Dian Asnita SE, serta Penelaah Teknis Kebijakan Akbar Munthana Dharma Aprino SKom.

Baca Juga:
Selanjutnya, PLN UIP SBU akan melanjutkan proses penyelesaian legal aset terhadap lahan yang telah dibebaskan melalui pengajuan Hak Guna Bangunan (HGB) kepada Kantor Pertanahan Kota Subulussalam.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Subulussalam Suryalita mengapresiasi sinergi seluruh pihak selama proses pengadaan tanah berlangsung.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru