Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 13 Mei 2026

Bupati Masinton Siapkan Langkah Penataan Wilayah Tapteng dan ekosistem Batang Toru

Rosianna Anugerah Hutabarat - Rabu, 13 Mei 2026 10:24 WIB
127 view
Bupati Masinton Siapkan Langkah Penataan Wilayah Tapteng dan ekosistem Batang Toru
Foto: Diskominfo Tapteng
Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.

Tapteng(harianSIB.com)

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu menegaskan pentingnya langkah nyata dalam menata kembali wilayah Kabupaten Tapteng dan Ekosistem Batang Toru pascabencana.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan Workshop Menata Ulang Kabupaten Tapteng dan Ekosistem Batang Toru, yang diselenggarakan di GOR Pandan, Selasa (12/5).

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah melalui Dinas Pendidikan telah diarahkan untuk menyusun modul ajar pengenalan kebencanaan. Upaya ini bertujuan agar anak-anak di Tapteng memiliki pemahaman mitigasi sejak usia dini.

Masinton mengungkapkan, peristiwa pada 25 November 2025 lalu merupakan pelajaran pahit akibat pembangunan yang tidak berbasis lingkungan.

Baca Juga:
Oleh karena itu, paradigma pembangunan ke depan wajib berbasis mitigasi, dimana setiap tindakan harus dikaji dampaknya terhadap potensi bencana.

"Bencana yang terjadi harus menjadi pelajaran. Kita harus punya komitmen yang kuat bagaimana mengatasinya melalui edukasi yang berkelanjutan," kata Masinton.

Dalam paparannya, Bupati Tapteng ini juga menyoroti kondisi geografis Tapanuli Tengah yang didominasi perbukitan hingga mencapai 60 persen.

Dia menyayangkan banyaknya alih fungsi lahan di kawasan lereng yang sangat agresif, dimana hutan ditebang dan dijadikan perkebunan sawit, tanpa mempertimbangkan aspek lingkungan.

"Pembicaraan kita hari ini adalah upaya penyelamatan ke depan. Apa yang kita rencanakan hari ini adalah upaya menghidupi generasi mendatang supaya mereka aman dan selamat. Kita harus datang dengan cara pandang baru, jangan lagi berpikir seperti sebelum bencana," tegas Masinton.

Workshop menghadirkan berbagai pakar dan pemangku kepentingan untuk memberikan pemaparan komprehensif diantaranya, BPBD Tapteng mengenai penanganan darurat dan pemetaan resiko, Praktisi Tata Ruang Heri Prasetio mengenai desain wilayah aman bencana.

Kemudian, Kabid KSDA Wilayah II Siantar Elvina Rosinta Dewi mengenai konservasi sumber daya alam, Edward Darmansyah dari Dinas PKP Provsu mengenai penataan kawasan permukiman, Zainuddin, SP (DLHK Provsu) mengenai pengawasan dan penegakan hukum Kehutanan, serta Direktur Eksekutif WALHI Nasional mengenai advokasi lingkungan hidup. (**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Triwulan I 2026, PTPN IV Regional I Salurkan Bantuan TJSL Senilai Rp837 Juta
Aksi Kejahatan Jalanan Marak, Kapolres Binjai Bentuk Tim Khusus Anti Begal
GSN, Satresnarkoba Polres Batubara Berhasil Amankan Terduga Pelaku Narkotika
Sat Reskrim Polres Tanjungbalai Ajak Warga Jaga Kamtibmas Lewat Jumat Curhat
Satresnarkoba Polres Batubara Gerebek Dua Lokasi Diduga Sarang Narkoba, Empat Orang Diamankan
Polres Langkat Tangkap Seorang Pria Diduga Pengedar Sabu di Besitang
komentar
beritaTerbaru