Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 07 Juni 2026

Petani Silimakuta Keluhkan Penyakit Busuk Buah Pada Tanaman Cabai

Mey Hendika Girsang - Minggu, 07 Juni 2026 16:18 WIB
141 view
Petani Silimakuta Keluhkan Penyakit Busuk Buah Pada Tanaman Cabai
Foto : harianSIB.com/Mey Hendika Girsang
DISERANg BUSUK BUAH : Inilah sebagian tanaman cabai merah di perladangan Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun yang diserang penyakit busuk buah, Minggu (07/06/2026).

Simalungun (harianSIB.com)

Sejumlah petani di daerah Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun keluhkan serangan penyakit busuk buah pada tanaman cabai merah. Pasalnya, penyakit tanaman itu sangat sulit dikendalikan.

"Penularan penyakit busuk buah ini sangat cepat, jika tanaman sudah terkena penyakit tersebut, sangat sulit membasminya. Imbasnya, tingkat produksi turun drastis," keluah seorang petani daerah itu, Diman Saragih, Minggu (07/06/2026).

Dia menyampaikan, gejala awal yang ditimbulkan oleh penyakit ini adalah munculnya bercak coklat kehitaman pada buah cabai. Kemudian meluas sampai membuat buah cabai menjadi busuk.

"Kalau sudah terserang penyakit busuk buah, sangat sulit mengendalikan meski disemprot fungisida beberapa kali. Pengendaliannya hanya membuang cabai yang terserang penyakit itu dari pokok untuk mencegah penularan," ucapnya.

Baca Juga:
Saat dilakukan membuang cabai yang terserang penyakit busuk buah, sebut Diman, maka membutuhkan biaya tenaga kerja, yang berimbas pada berkurangnya pendapatan petani di tengah tidak stabilnya harga cabai merah.

Demikian juga dikatakan petani lain, di antaranya Jansen Sipayung dan Kiman Purba. Disebut, serangan penyakit busuk buah pada tanaman cabai sangat dikeluhkan petani lantaran sulit membasminya.

"Jika buah cabai sudah diserang penyakit tersebut, penularannya sangat cepat. Akibatnya, petani rugi lantaran cabai yang terserang penyakit itu tidak dipanen lagi," kata Kiman sembari berharap, penyakit busuk buah tidak menyebar keseluruh tanaman cabai merah di perladangan warga. (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Harga Daun Bawang Prei Tembus Rp35 Ribu per Kg, Pedagang Kuliner Pertahankan Porsi
Jelang Idul Adha, Harga Cabai Merah di Medan Melonjak Hampir 100 Persen
Harga Bahan Pokok Masih Mahal, Konsumen Keluhkan Sepinya Pembeli di Pasar
Harga Cabai di Silimakuta Simalungun Berangsur Naik
Kapolres Salurkan Bibit Cabai dan Terong, Dorong Peran Bhabinkamtibmas Dukung Ketahanan Pangan
Harga Cabai Merah di Saribudoook Tidak Stabil
komentar
beritaTerbaru